288 Murid SDN 018 Rengat Terpaksa Belajar di Bekas Kantor PU

  • DRN
  • 26 Jul 2016, 12:00:29 WIB

Rengat, Detakriaunews.com – Sebanyak 288 orang peserta didik di SDN 018 di Jalan Ahmad Yani Rengat masih harus menumpang dibangunan bekas Kantor Pekerjaan Umum (PU). Pasalnya, pembangunan sekolah tersebut hingga saat ini belum tuntas yang dimulai sejak tahun 2014 lalu.

Akibatnya, pihak sekolah prihatin dengan kondisi sekolah saat ini yang sudah dimakan usia. Bahkan, proses belajar mengajar dibekas kantor PU yang disekat-sekat itu tidak sangat tidak kondusif.
 
“Setiap ruang kelas merupakan bagian ruangan yang disekat dan suara dari ruangan ke keruangan lainnya lantang terdengar. Sehingga ketika disalah satu ruangan memberikan materi pelajaran, terpaksa di ruangan sebelahnya mengerjakan tugas,” ujar Kepala SDN 018 Rengat Hj Tri Iswanti, kemarin (25/7).
 
Dijelaskanya, sejak memanfaatkan bekas kantor PU sebagai tempat proses belajar mengajar, pihak sekolah harus mengeluarkan uang operasional yang tinggi. Seperti untuk pembayaran rekening listrik yang merupakan berdaya tinggi yang sebelumnya disesuaikan dengan kebutuhan kantor PU.
 
Tidak itu saja, pihaknya setiap bulan juga masih membayar rekening listrik di lokasi lama yakni di Jalan R Suprapto Rengat. Sebab, rumah kepala sekolah dan rumah penjaga masih memanfaatkan listrik sekolah.

Halaman Berikutnya:

1 2 NEXT

Ingin mengirimkan Berita atau Photo menarik di sekeliling anda? kirim Email ke alamat : detakriaunews@gmail.com atau redaksi@detakriaunews.com
( harap cantumkan data diri anda ).

Hosting Unlimited Indonesia