Ajak Anak Lakukan Bom Bunuh Diri, Salah Pola Asuh?

  • DRN
  • 15 Mei 2018, 12:03:34 WIB

Detakriaunews.com - Teror bom bunuh diri yang mengguncang tiga gereja di Surabaya, Minggu pagi (13/5/2018) benar-benar di luar nalar kita semua. Pasalnya, pelaku yang merupakan seorang ibu tega mengajak dua putri kecilnya untuk meledakkan diri. Ketiganya meninggal di lokasi kejadian, Gereja Kristen Indonesia (GKI) di jalan Diponegoro, Surabaya.

Menanggapi hal ini, Menkes Nila F Moeloek pun tak habis pikir mengapa orangtua tega melibatkan buah hatinya dalam aksi terorisme. Menurut Menkes Nila, jika dilihat dari foto yang beredar luas, terduga pelaku tampak sebagai keluarga yang harmonis.

"Kalau saya lihat foto keluarga itu kayak keluarga harmonis. Saya nggak ngerti bagaimana anak juga dilibatkan dalam aksi teror. Anak kan pasti kita jaga. Kalau dicubit orang saja kita nanya kenapa dia cubit. Normalnya begitu. Tapi ini justru dilibatkan," ujar Menkes Nila dalam temu media di Jakarta, Senin (14/5/2018).

Menurut Menkes Nila, pola asuh berperan besar dalam menentukan masa depan anak di masa mendatang. Selain itu, pendidikan juga turut memengaruhi bagaimana pola asuh orangtua terhadap buah hatinya.

Ingin mengirimkan Berita atau Photo menarik di sekeliling anda? kirim Email ke alamat : detakriaunews@gmail.com atau redaksi@detakriaunews.com
( harap cantumkan data diri anda ).

Hosting Unlimited Indonesia