Akibat Dugaan Korupsi di PD Aneka Karya, APBD Kampar Tidak bisa Dipertangungjawabkan

  • DRN
  • 11 Jun 2015, 17:54:50 WIB

BANGKINANG, detakriaunews.com- Kejaksaan Negeri Bangkinang sedang menyelidiki dugaan korupsi pada Perusahaan Daerah Aneka Karya. Kucuran dana  dari APBD Kampar diindikasi tidak bisa dipertanggungjawabkan penggunaannya.

Sejumlah pihak di jajaran manajemen PD Aneka Karya juga telah diperiksa. Termasuk Direktur Utama PD Aneka Karya Herman Thamrin. Hal itu dibenarkan oleh Kepala Seksi Pidana Khusus Kejari Bangkinang Beny Siswanto, kamis (10/6).

"Ya. Masih tahap penyelidikan. Mengenai dugaan penyimpangan penggunaan dana APBD pada BUMD PD Aneka Karya atau Stanum," ungkap Beny lewat pesang singkat yang diterima.

Diminta penjelasan ihwal penyimpangan dana tersebut, Beny belum bersedia memberi rinciannya. Dikatakan, pihaknya baru akan membuka hal itu ke publik apabila tahap penyelidikan sudah rampung.

Beny mengatakan, dalam pekan ini, pihaknya akan mengekspos hasil penyelidikan sementara. Ia menyebutkan, berkas penyelidikan hampir pulbaket. Namun ia masih menolak berkomentar ketika ditanya apakah akan ditingkatkan penyidikan.

"Jangan dululah. Nanti waktu ekspos akan disampaikan," ujar Beny saat  ditanya apakah sudah ada calon tersangka atau yang sudah berstatus tersangka, ia juga belum bersedia mengungkapkannya.

Sementara itu, berdasarkan informasi yang dihimpun , dana ratusan juta pada tahun 2014 tidak bisa dipertanggungjawabkan. Diduga, dana itu digunakan dalam suksesi Pemilihan Legislatif. (Az)

Ingin mengirimkan Berita atau Photo menarik di sekeliling anda? kirim Email ke alamat : detakriaunews@gmail.com atau redaksi@detakriaunews.com
( harap cantumkan data diri anda ).

Hosting Unlimited Indonesia