Bidang Kesehatan Jadi Prioritas, Pemprov Riau Kucurkan Dana Rp 1,4 T

  • DRN
  • 06 Feb 2018, 22:10:23 WIB
Pekanbaru, Detakriaunews.com - Dalam rangka melakukan sinkronisasi dalam mencapai indeks kesehatan serta sinergitas seluruh daerah dalam program Indonesia Sehat, Pemerintah Provinsi Riau melalui Dinas Kesehatan (Diskes) Provinsi Riau menggelar acara  Pra Rapat Kerja Kesehatan Daerah (Rakerdakes) Riau tahun 2018, Selasa (06/02) malam. Kegiatan tersebut, dibuka secara langsung oleh Gubernur Riau - Arsyadjuliandi Rachman. 
 
Turut hadir, Dirjen P2P Kementerian Kesehatan, Direktur Perluasan Kepesertaan BPJS Kesehatan, DPRD Riau, Forkompinda Pemprov Riau, Deputy Direksi BPJS Kesehatan Sumbagteng Jambi, Kadiskes Riau, Kadiskes Kabupaten/Kota dan Direktur Rumah Sakit serta Kepala Puskesmas se Provinsi Riau.
 
Pada kesempatan ini, dilakukan penandatanganan Perjanjian Kerjasama (PKS) antara Pemprov Riau dan BPJS Kesehatan Kepwil Sumbagteng Jambi tentang pencapaian Universal Health Coverage (UHC) JKN-KIS di Riau tahun 2018. Dimana, Pemprov Riau berkomitmen untuk mendaftarkan seluruh masyarakat ke dalam program JKN-KIS, paling lambat 1 Januari 2019 mendatang. 
 
Saat ini, kepesertaan program JKN-KIS di Riau baru mencapai angka 63 persen dari jumlah total penduduk. Jumlah tersebut ternyata masih berada jauh dibawah  pencapaian nasional, yang sudah menyentuh angka 75 persen. 
 
Gubernur Riau, Arsyadjuliandi Rachman mengatakan, pelayanan kesehatan kepada masyarakat merupakan prioritas utama bagi Pemprov Riau. Pihaknya berharap, setiap masyarakat bisa mendapatkan kesempatan yang sama dalam meraih pelayanan kesehatan tanpa harus terkendala biaya saat berobat, salah satu caranya melalui program JKN-KIS.
 
"Kalau di kita ini, ada daerah terpencil yang sulit dijangkau, hal inilah yang menjadi kendala dalam membangun infrastruktur kesehatan terutama di kawasan pesisir. Namun kita terus berupaya, agar seluruh masyarakat bisa mendapatkan pelayanan kesehatan yang layak. Melalui kesempatan ini saya sampaikan, bahwa pada tahun 2018 kami menyiapkan dana sekitar Rp 1,4 triliun untuk sektor kesehatan, salah satunya akan ditujukan untuk pencapaian UHC di Riau agar seluruh masyarakat bisa merasakan manfaat JKN-KIS," ungkap Andi Rachman kepada Detakriaunews.com, Selasa (06/02) malam. 
 
Deputi Direksi Wilayah Sumbagteng Jambi BPJS Kesehatan - Siswandi, sangat mengapresiasi langkah dari Pemprov Riau yang akan mendaftarkan seluruh penduduknya menjadi peserta BPJS Kesehatan. Ia optimis, prediket UHC akan bisa diraih Riau sebelum akhir 2018, berkat adanya dukungan penuh dari sang kepala daerah.
 
"Ini merupakan wujud nyata hadirnya Negara dalam hal ini Pemprov Riau, untuk memberikan jaminan sosial kepada seluruh masyarakat. Semoga keseriusan dari Gubernur Riau, bisa menjadikan Riau sebagai daerah peraih prediket UHC, " ujar Siswandi.
 
Berdasarkan data dari Diskes Riau, ada sebanyak 24 rumah sakit dan 121 Puskesmas sudah terakreditasi di wilayah Riau yang bisa dimanfaatkan oleh peserta BPJS Kesehatan. Bahkan pada tahun 2018 ini, Pemprov Riau menganggarkan dana sebesar Rp 86 miliar untuk jaminan kesehatan nasional yang diperuntukkan khusus bagi masyarakat miskin. BRB

Ingin mengirimkan Berita atau Photo menarik di sekeliling anda? kirim Email ke alamat : detakriaunews@gmail.com atau redaksi@detakriaunews.com
( harap cantumkan data diri anda ).

Hosting Unlimited Indonesia