Celaka, Website PPDB Online SMP di Pekanbaru Tidak Bisa diakses...?

  • DRN
  • 03 Jul 2018, 10:25:53 WIB

PEKANBARU,Detakriaunews.com  - Sejumlah kendala ditemukan pada hari pertama pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tingkat SMP di Pekanbaru, Senin (02/07) lalu.

Salah satu permasalahan yang muncul pada hari pertama pelaksanaan PPDB online, masih adanya keluhan orang tua siswa yang belum bisa akses laman PPDB online. Akibatnya sejumlah orang tua mengeluh, karena berulang kali mencoba masuk ke laman tersebut, namun tidak kunjung berhasil.

"Tadi coba bukan pendaftaran di online tapi ngak bisa dibuka. Saya tanya sama kawan-kawan yang lain juga sama, websitenya tidak bisa diakses," kata Ahmadi, salah seorang orang tua siswa di Pekanbaru.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru - Abdul Jamal,  tidak menampik adanya gangguan pada sistem PPDB online tersebut. Dirinya beralasan, gangguan tersebut terjadi akibat belum siapnya sistem pada laman PPDB online di Pekanbaru.

"Sistemnya belum siap sepenuhnya. Tadi memang sempat ada masalah, tapi siang sudah bisa diakses kembali," katanya.

Jamal mengungkapkan, masih ditemukan sejumlah ganggauan akibat tidak adanya alokasi dana khusus yang diberikan untuk PPDB online. Sehingga sejumlah fasilitas pendukung belum bisa dimaksimalkan. Meski dekimian, masyarakat diminta untuk tidak khawatir dengan proses penerimaan PPBD online yang hingga saat ini masih belum bisa diakses.

"Prosesnya ada tiga hari, masih bisa sampai tanggal 4 Juli nanti kami input," tuturnya.

Jamal juga menjelaskan, apabila bermasalah masyarakat masih bisa melihat pengumuman hasil PPDB pada tanggal 5 Juli nanti di sekolah pendaftaran.

"Kita tentunya berharap PPDB online ini tidak ada masalah. Tapi kalau nantinya ada masyarakat masih bisa melihat pengumuman hasil PPDB di sekolah tempat mendaftar," jelasnya.

PPDB tingkat SMP dimulai hari ini tanggal 2 Juli hingga 4 Juli 2018. Sementara pengumumannya dilakukan pada tanggal 5 Juli 2018. Sebelum mendaftar online, siswa terlebih dahulu mendaftar ke salah satu sekolah.

Jamal mengimbau kepada orangtua siswa untuk tidak memaksakan diri memasukkan anaknya ke sekolah yang diluar zonasi. Pihaknya juga menegaskan, pendaftaran PPDB tidak dipungut biaya alias gratis.

"Kita minta jangan ada sogok menyogok. Penerimaan siswa baru semua bebas biaya, gratis. Formulir kita siapkan. Tidak ada biaya-biaya lain. Kalau ada yang bilang masalah baju, kita akan kaji setelah 2 atau 3 minggu setelah sekolah berjalan," katanya. (Tribunpekanbaru.com)

 

 

Ingin mengirimkan Berita atau Photo menarik di sekeliling anda? kirim Email ke alamat : detakriaunews@gmail.com atau redaksi@detakriaunews.com
( harap cantumkan data diri anda ).

Hosting Unlimited Indonesia