Dana Kampanye Harus Dengan Tanda Terima

BANGKINANG, Detakriaunews.com -Kelima Pasangan Calon Kepala Daerah peserta Pilkasa Kampar 2017 telah menyerahkan Laporan Awal Dana Kampanye (LADK) yang tercantum dalam Rekening Khusus Dana Kampanye (RKDK). KPU Kampar pun telah mengumumkan LADK tersebut.

Komisioner KPU Kampar Devisi Hukum dan Pengawasan, Hasbi mengimbau Pasangan Calon transparan dalam penggunaan dana Kampanye.

"Semua penerimaan harus ada tanda terimanya," tegasnya didampingi Komisioner Devisi Teknis dan Humas, Sardalis, kemaren.

Hasbi menjelaskan, setelah LADK, Paslon juga wajib menyerahkan Laporan Penerimaan Sumbangan Dana Kampanye (LPSDK). Dikatakan, LPSDK selambat-lambatnya diserahkan pada 20 Desember 2016.

Terakhir, lanjut Hasbi, Paslon harus menyerahkan Laporan Penerimaan dan Pengeluaran Dana Kampanye (LPPDK). Dikatakan dia, LPPDK diserahkan selambat-lambatnya sehari menjelang masa Kampanye berakhir yakni, 11 Februari 2017.

Menurut Hasbi, neraca keuangan antara pemasukan dan pengeluaran harus sesuai. Ia mengingatkan jangan sampai ada temuan adanya ketimpangan laporan keuangan ketika LPPDK diaudit oleh Auditor Independen atau Akuntan Publik.

Hasbi berharap, seluruh pengeluaran selama kampanye dicatat. Sehingga tidak terjadi ketimpangan antara penerimaan dengan pengeluaran. (Az)

Ingin mengirimkan Berita atau Photo menarik di sekeliling anda? kirim Email ke alamat : detakriaunews@gmail.com atau redaksi@detakriaunews.com
( harap cantumkan data diri anda ).