Diancam Bakal Digulung Penggemar Pak Harto, PSI Tak Gentar

  • DRN
  • 04 Jun 2018, 20:02:54 WIB

Jakarta, Detakriaunews.com - PSI tak peduli dengan segala ancaman dan kecaman dari Patriot Organisasi Pagar Negeri (Perisai Berkarya). Partai anyar itu, tetap mempertahankan video tentang pelanggaran HAM era Presiden Soeharto di laman Facebook mereka.

"Kami tidak merasa perlu meminta maaf dan menarik video tersebut," kata Ketua Tim Komunikasi PSI - Andy Budiman, seperti dilansir dari laman Indopos, Senin (04/06).

Dia merasa, pihaknya tidak menyerang Soeharto secara personal. PSI menyoroti praktek-praktek politik, yang akhirnya membawa pada jatuhnya Soeharto pada Mei 1998.

Menurut Andy, apa yang disajikan di video tersebut merujuk pada fakta sejarah yang sudah dikenal publik secara luas.

Selain itu, video tersebut merupakan bagian dari upaya pendidikan politik bagi kaum muda yang mungkin terkecoh dengan upaya pembangunan opini bahwa kondisi Orde Baru jauh lebih baik daripada saat ini.

"Upaya penyesatan opini ini harus dilawan, karena itu PSI merasa bertanggungjawab untuk mengingatkan sekaligus menginformasikan tentang kejahatan-kejahatan Orde Baru," paparnya.

Diketahui, sepanjang Mei 2018, PSI setiap hari mengunggah video berdurasi 1 menit tentang berbagai praktek kotor di masa Orde Baru. Di antaranya, pelanggaran HAM, DOM, penindasan umat Islam, penculikan aktivis, KKN, pemberangusan pers dan kebebasan berekspresi dan lain sebagainya.

Sebelumnya, lantaran beberapa video tersebut, Patriot Organisasi Pagar Negeri (Perisai Berkarya) mengancam akan melaporkan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) ke Bareskrim Mabes Polri. BRB

Ingin mengirimkan Berita atau Photo menarik di sekeliling anda? kirim Email ke alamat : detakriaunews@gmail.com atau redaksi@detakriaunews.com
( harap cantumkan data diri anda ).

Hosting Unlimited Indonesia