Dihadapan Pengurus PKS, Syamsuar Beberkan Visi dan Misi Balongub Riau

29 Okt 2017, 16:04:05 WIB

Detakriaunews.com - Dewan Pimpinan Wilayah Partai Keadilan Sejahtera (DPW PKS) Riau mengundang Bupati Siak Syamsuar untuk menjadi pembicara dalam Sekolah Kepemimpinan Partai (SKP) di Hotel Arya Duta, Kota Pekanbaru, Minggu (29/10). SKP kali ini mengangkat materi membangun Riau ke depan. Ini terkait Pilkada Riau tahun depan. Kehadiran Syamsuar menimbulkan spekulasi untuk mencari dukungan PKS. Sebab, dia salah seorang kandidat bakal calon gubernur. Dia sudah mengantongi satu tiket dari Partai Amanat Nasional.

Di hadapan ratusan kader PKS, Syamsuar memaparkan visinya sebagai bakal calon Gubernur yakni terwujudnya Riau Sejahtera, maju, ramah dan kreatif yang berpondasi pada agama, budaya, ilmu pengetahuan dan teknologi. Untuk mencapai itu, dia membawa lima misi. Pertama, mewujudkan sumber manusia yang beriman, berkualitas dan berdaya saing global melalui pembangunan manusia seutuhnya. Kedua, mewujudkan pembangunan infrastruktur daerah yang adil, berwawasan lingkungan dan berkelanjutan.

Ketiga, mewujudkan pembangunan ekonomi yang inklusif, mandiri dan berdaya saing serta berkelanjutan. Sedangkan keempat, mewujudkan budaya Melayu sebagai payung negeri dan mengembangkan pariwisata yang berdaya saing. Kelima, mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik dan pelayanan publik yang prima berbasis teknologi informasi.

Syamsuar sempat guyon dengan menyebutkan bahwa kehadirannya ini untuk yang kedua kali. Syamsuar tidak menjelaskan secara gamblang maksud pernyataan tersebut, apakah terkait dukungan politik untuk pilkada atau tidak. "Sebelumnya saya sempat diundang DPW PKS namun saat itu bersama Pak Achmad, sekarang diundang dengan Pak Syamsurizal," ucap Syamsuar disambut tepuk tangan para kader PKS. Dalam materinya, dia menyinggung masalah lapangan kerja.

Agar pekerja di Riau punya daya saing tinggi diperlukan Balai Latihan Kerja (BLK) berstandar nasional ataupun internasional. Apalagi wilayah ini berbatasan langsung dengan dua negara tetangga Singapura dan Malaysia. Syamsuar menjelaskan, hampir setiap daerah kabupaten dan kota di Riau memiliki BLK. Namun tidak berada di bawah Kementerian Tenaga Kerja.

Sehingga tidak ada sertifikasi sesuai dengan bidangnya. Akibatnya, pekerja kita kalah bersaing dengan daerah lain. Seandainya pekerja sudah tersertifikasi jelas perusahaan yang ada di Riau tidak ada alasan untuk menolak pekerja lokal. Untuk mewujudkan percepatan pertumbuhan ekonomi, Riau tidak bisa lagi terlalu berharap dari minyak dan gas. Syamsuar mencanangkan Industri Hilir.

Sehingga hal ini dapat menyentuh langsung ekonomi kreatif UMKM. Selain itu, Syamsuar juga berpandangan, Riau ke depan harus bersenergi dengan pemerintah kabupaten dan kota. "Pemerintah provinsi harus memperhatikan apa yang menjadi potensi masing-masing daerah," katanya. Menurutnya, semua target kemajuan Riau ini harus dilakukan dalam upaya percepatan pelayanan. Untuk mewujudkan semua ini harus diawali dengan melakukan penataan birokrasi terlebih dahulu.

Sebab, jika birokrasi sehat maka pelayanan akan tercapai dan memudahkan masyarakat. Sebelum Syamsuar menyampaikan materinya, bakal calon Gubernur Riau dari kader PKS Hendry Munief juga menyampaikan visi dan misinya. Setelah ketiga pemateri ini menyampaikan visi dan misinya, sekitar pukul 11. 25 Wib, Walikota Pekanbaru Firdaus, tampak datang pada acara yang sama. Namun, politisi partai Demokrat itu terlihat hanya sebagai undangan, bukan sebagai pemateri meskipun dia digadang-gadangkan sebagai bakal calon gubernur Riau. (merdeka.com)

Ingin mengirimkan Berita atau Photo menarik di sekeliling anda? kirim Email ke alamat : detakriaunews@gmail.com atau redaksi@detakriaunews.com
( harap cantumkan data diri anda ).

loading...