Ditanya Soal Tambi - Anies, Wako Enggan Terlibat

  • DRN
  • 13 Okt 2017, 09:08:04 WIB
Detakriaunews.com - Walikota (Wako) Pekanbaru H Firdaus enggan mengomentari terlalu jauh dualisme kepengurusan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI), versi Amran Tambi dan Anies Murzil.
 
Bahkan, orang nomor satu di Pekanbaru ini menyebut tidak mau ikut campur terkait polemik dualisme kepengurusan organisasi induk olahraga di Pekanbaru itu.
 
"Saya tidak ikut campur. Soal legal atau tidak legal, tentu KONI sendiri yang tahu," tegas Firdaus, Kamis (12/10/2017).
 
 
Dikatakan Wako, pihaknya tidak akan mengintervensi terkait dengan permasalahan yang sedang terjadi di tubuh KONI Pekanbaru. "Saya serahkan permasalahan ini ke pengurus biar organisasinya bisa dewasa," ujarnya.
 
Saat disinggung mengenai sudah cairnya anggaran sebesar Rp3 Miliar kepada pengurus KONI Pekanbaru versi Anies Murzil, apa tanggapan Firdaus, Ia hanya menjawab singkat."Soal pencairan anggaran tentu ada pertanggungjawaban," tukasnya.
 
Diberitakan sebelumnya, Badan Arbitrase Olahraga Indonesia (BAORI) memutuskan sengketa kepengurusan KONI Pekanbaru antara KONI versi Amran Tambi dan versi Anis Murzil dalam sidang BAORI di Jakarta Rabu (11/10/2017).
 
Penasehat Hukum KONI versi Amran Tambi, Taufik Tanjung SH MH menyatakan bahwa BAORI telah memberikan keputusan dalam sidang terakhir bahwa SK 41 yang menunjuk Anis Murzil sebagai Ketua KONI Pekanbaru dinyatakan tidak memiliki kekuatan hukum tetap, hal ini memastikan bahwa KONI Pekanbaru yang sah masih dipimpin A Tambi.
 
"Sidang BAORI terakhir memutuskan SK 41 yang dikeluarkan oleh KONI Provinsi Riau untuk Anis dinyatakan tidak memiliki kekuatan hukum tetap, sehingga SK tersebut dicabut dan dinyatakan tidak sah," jelas Taufik. (rplc)
 

Ingin mengirimkan Berita atau Photo menarik di sekeliling anda? kirim Email ke alamat : detakriaunews@gmail.com atau redaksi@detakriaunews.com
( harap cantumkan data diri anda ).

Hosting Unlimited Indonesia