Empat Polisi Narkoba Ditest Psikologi

  • DRN
  • 06 Jun 2015, 12:22:54 WIB

Detakriaunews.com-Empat oknum polisi yang terlibat narkoba kemarin menjalani tes psikologi dari hasil test terbukti keempat oknum polisi itu sudah lama mengenal dunia hitam dan juga pengguna narkoba. Faktor lingkungan menjadi  penyebab mengapa keempat oknum polisi ini terjerumus barang haram.

Kabid Humas Poda Riau AKBP Guntur Aryo Tejo Sik, Sabtu (6/6/2015) siang mengatakan hasil test psikologi ini untuk mempelajari kejiwaan para oknum polisi tersebut. ‘’Ternyata hasilnya variatif, namun faktor pergaulan dan lingkungan menjadi faktor yang dominan. Dan rata-rata mereka sudah lama menggunakannya," ujar Guntur.

Hasil test ini akan diserahkan ke Biro Sumber Daya Manusia (SDM) Polri, sehingga bisa jadi rujukan kepolisian untuk melaksanakan pembinaan internal mereka. Yang pastinya, tegas mantan Kapolres Pelalawan ini, Polri tidak akan memberikan toleransi terhadap anggota yang terlibat dalam narkotika. Mereka bisa dikenakan sangsi kode eti, berupa pemecatan tidak dengan hormat (PTDH). "Kita belajar dari pengalaman empat anggota kita yang terlibat bagaimana mengenali sejak dini ciri-ciri pengguna narkoba,"  tutup guntur.

Empat oknum polisi aktif yang tertangkap sebagai pengedar sabu ini diantaranya Brigadir TU yang merupakan personil Sabhara Polresta Pekanbaru. Brigadir BE anggota Unit Sabhara Polsek Pekanbaru Kota. Aiptu IN, personil Sat Binmas Polres Meranti. Serta Bripka AT, anggota Sat PJR RSDC Dit Lantas Polda Riau.

Mereka ditangkap di pekanbaru pada senin (1//6/2015) lalu bersama dua warga sipil, di empat lokasi yang berbeda. Dari tangan mereka, polisi menyita 30 paket sabu siap edar, sepucuk senjata api jenis airsoft gun, uang palsu, catatan hasil penjualan narkoba, ATM, KTP dan kendaraan.(Leo)

Ingin mengirimkan Berita atau Photo menarik di sekeliling anda? kirim Email ke alamat : detakriaunews@gmail.com atau redaksi@detakriaunews.com
( harap cantumkan data diri anda ).

Hosting Unlimited Indonesia