Fenomena Parkir Gratis di Kantor Imigrasi Pekanbaru, "Tak Bayar" Kendaraan Hilang

  • DRN
  • 15 Mei 2018, 18:01:31 WIB

Pekanbaru, Detakriaunews.com – Hingga saat ini, permasalahan parkir masih menjadi buah bibir yang kerap diperbincangkan masyarakat karena selalu membuat emosi warga. Bahkan meski ada tulisan parkir gratis, namun sejumlah juru parkir yang diduga liar tetap nekat memungut uang parkir seperti yang terjadi di Kantor Imigrasi Kelas I Pekanbaru yang berlokasi di Jalan Teratai nomor 87 Pekanbaru.

Berdasarkan pantauan Detakriaunews.com pada Selasa (15/05) siang, sejumlah pengunjung berdatangan dan memarkirkan kendaraan mereka di tempat yang sudah disediakan. Namun ketika hendak pulang, tiba-tiba seorang pria bertopi bertampang sangar, berkumis tebal dan memakai kalung dan gelang rantai, datang untuk memungut uang parkir sebesar Rp 2 ribu kepada sejumlah pengendara sepeda motor.

Salah seorang pengunjung kantor Imigrasi Kelas I Pekanbaru, Santi mengungkapkan, saat hendak meninggalkan parkiran kantor Imigrasi Kelas I Pekanbaru, Ia bersama temannya diminta untuk membayar parkir sebesar Rp 2 ribu.

“Ya tadi kami dimintai uang parkir sebesar Rp 2 ribu oleh abang-abang yang pakai kumis itu. Kami kasih aja,” ungkap Santi kepada Detakriaunews.com, Selasa (15/05) siang.

Saat ditanya apakah ia mengetahui kalau kawasan tersebut bebas parkir, Santi sangat terkejut.

“Jadi lokasi ini gratis parkir ya, terus kenapa ada juru parkir yang minta uang parkir. Mereka berpakaian seperti preman, gak ada rompi atau karcis parkir sih tadi,” kata Santi dengan wajah terkejut.

Sementara itu, pengunjung lain bernama Dodi, juga sempat beradu argument dengan petugas parkir yang sama. Ia sempat menolak untuk membayar uang parkir tersebut, namun nada ancaman malah keluar dari mulut sang tukang parkir.

“Saat mau pergi, dia minta uang parkir. Padahal jelas-jelas ada tulisannya, “Parkir Gratis. Harap Kunci kendaraan Anda,” kan ini aneh. Kata petugas parkirnya tadi, parkir emang gratis tapi kami kan jagain kendaraan bapak, biar gak hilang dicuri maling,” beber Dodi menirukan gaya bicar sang juru parkir.

Ketua Fraksi PPP DPRD Pekanbaru – Zulkarnain, angkat bicara menanggapi permasalahan yang terjadi. Menurutnya, Dinas Pehubungan Kota Pekanbaru harus bertindak tegas dan melakukan razia ke lapangan.

“Pungutan parkir di kantor/instansi pemerintah, dinilai menyalahi aturan yang berlaku. Kantor pemerintah, mesjid atau rumah ibadah dan sekolah, kan tidak boleh dipungut parkirnya. Kenapa masih ada yang berani, kemana Dinas Perhubungan Kota Pekanbaru terutama UPTD Parkir, kok dibiarkan saja. Kemana masuk uang parkir yang dipungut oknum itu, untuk pribadi apa daerah? Ini tidak bisa dibiarkan, harus dibasmi kalau tidak yang lain juga ngikut,” ungkap Zulkarnain dengan nada kesal.

Hanya saja, ketika Detakriaunews.com meminta konfirmasi kepada pihak Kantor Imigrasi  Kelas I Pekanbaru melalui nomor pengaduan 0823-8702-5248 dan 0761-21536, tidak ada respon atau jawaban.

Selain Kantor Imigrasi Pekanbaru, pungutan parkir juga terjadi di Kantor Pos Sudirman, Kantor Samsat Pekanbaru Jalan Gajah Mada, Kantor Dispenda Riau Sudirman, Mesjid Raya An-Nur, Kantor Camat dan Polsek Tampan, serta banyak tempat lainnya. Ini hendaknya menjadi perhatian serius dari pemerintah, karena uang yang seharusnya bisa masuk ke kas daerah justru dinikmati oleh para preman berkedok juru parkir liar. BRB

Ingin mengirimkan Berita atau Photo menarik di sekeliling anda? kirim Email ke alamat : detakriaunews@gmail.com atau redaksi@detakriaunews.com
( harap cantumkan data diri anda ).

Hosting Unlimited Indonesia