Harga Cabe Di Batam Tembus Rp80. 000/Kg, Ikan Laut Merangkak Naik

  • DRN
  • 03 Des 2017, 08:18:05 WIB

Detakriaunews.com, BATAM - Harga cabai merah sejak dua minggu lalu mengalami kenaikan. Kemarin, Sabtu (2/12) harganya sudah tembus ke Rp 80 ribu per kilogram. Menurut pedagang, gagal panen penyebab mahalnya cabe di sejumlah pasar di Batam. Pedagang cabai di pasar tos 3000, Roni, mengatakan kenaikan cabai inisudah lebih dari seminggu.

Dimana harga normalnya sekitar Rp 30 ribu. Kemudian pelan-pelan naik di kisaran harga Rp 45 ribu sampai Rp 58 ribu. "Nah sekarang sudah di harga Rp 80 ribu. Kenaikan sudah sejak dua minggu lalu. Tetapi ini yang paling mahal," katanya. Ia mengatakan, mahalnya cabai karena pasokan berkurang. "Kata distributor, pasokan kurang karena faktor cuaca.

Banyak petani yang gagal panen," katanya. Ia menuturkan meskipun banyak pembeli yang mengeluhkan cabai tetap saja diburu. Meski memang pembeli berkurang. "Bahkan cabai yag kualitasnya sudah kurang bagus masih dibeli. Tetapi jumlah pembeli memang berkurang," ujarnya. Selain cabai merah, cabai rawit juga mengalami kenaikan.

"Kalau sekarang cabai rawit sudah sampai Rp 70 ribu. Sebelumnya tidak semahal itu," katanya. Selain cabai yang tinggi, kebutuhan lainnya yang juga mengalami kenaikan adalah ikan. Musim utara menyebabkan nelayan memilih tidak melaut. Pasokan pun berkurang di pasar. "Misalnya ikan tongkol, tiga hari lalu masih Rp 28 ribu, sekarang sudah Rp 35 ribu," kata Juanda, warga yang sedang berbelanja.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Batam, Zarefriadi menuturkan, tidak bisa berbuat banyak dengan kenaikan harga sembako khususnya cabai ini.

"Kami inginnya tak naik pastinya, tapi kalau sudah faktor alam, kita tidak bisa berbuat apa-apa selai mengharapkan pasokan kembali lancar," bebernya. Ia mengungkapkan cabai saat ini dipasok dari Medan, Surabaya hingga Lombok.

Untuk mensiasati hal ini, menurut mantan Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Batam ini, adalah intervensi pasar seperti menggelar pasar murah. "Minggu depan sudah ada pasar murah dari pihak provinsi." sebutnya.(jpnn)

Ingin mengirimkan Berita atau Photo menarik di sekeliling anda? kirim Email ke alamat : detakriaunews@gmail.com atau redaksi@detakriaunews.com
( harap cantumkan data diri anda ).

Hosting Unlimited Indonesia