Ingat, Ada 100 Ribu Kuota CPNS Ditambah Untuk Guru

  • DRN
  • 11 Jul 2018, 13:35:20 WIB

Jakarta, detakriaunews.com - Pemerintah bakal membuka lowongan CPNS khusus untuk profesi guru. Lowongan khusus ini di luar dari rencana pembukaan CPNSuntuk Kementerian dan Lembaga yang sudah disiapkan.

Menteri PAN-RB Asman Abnur menjelaskan saat ini pemerintah masih menghitung jumlah formasi CPNS yang dibutuhkan. Nantinya, jumlah lowongan CPNS yang dibuka dilihat dari jumlah tenaga pensiun yang mencapai 220.000 di tahun 2017.

Namun di luar rencana tersebut, pemerintah juga menyiapkan lowongan CPNS khusus untuk profesi guru. Nantinya, pembukaan lowongan khusus guru ini akan digelar bersamaan dengan pembukaan CPNS secara umum.

"Jumlah yang pensiun itu 220.000 tapi kita pakai sistem plus minus gross, jadi yang kita terima kurang dari itu. Kecuali, tahun ini akan ada penambahan khusus untuk guru. Itu d,i luar dari formasi teknis itu tadi yang 220.000 pensiun," kata Asman di ICE BSD, Tangerang Selatan, Rabu (11/7/2018).

Asman memperkirakan, jumlah lowongan khusus guru yang akan dibuka nanti sekitar 100.000 formasi. Dia mengaku rencana ini juga sudah disampaikan kepada Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK).

"Kemarin saya udah laporkan ke Pak Wapres (JK), tapi belum saya laporkan ke Pak Presiden. Kemungkinan kurang lebih antara 100.000-an seluruh guru. Itu guru saja," katanya.

Dia menjelaskan, jumlah ini dihitung berdasarkan data kekurangan guru yang ada saat ini. Dia bilang saat ini, jumlah kekurangan dari profesi guru PNS masih sekitar 700.000.

"Itu untuk mengurangi kekurangan guru yang menurut data Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, lebih kurang 700.000-an kekurangannya. Jadi kita cicil kekurangan itu. Jadi nanti tidak akan ada lagi alasan guru itu kurang," jelasnya.

Asman juga mengatakan selain profesi guru, pemerintah juga akan menambah formasi CPNS khusus untuk profesi di sektor kesehatan. Dia mengaku telah berkoordinasi dengan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengenai rencana ini.

Namun begitu, untuk saat ini Asman masih belum bisa merinci berapa jumlah formasi khusus yang dibuka untuk tenaga kesehatan.

"Kesehatan juga dapat prioritas, tapi jumlahnya belum kita tetapkan. Kita menunggu data dari Kemenkes yang pensiun berapa, kemudian permintaan dari daerah. Kan ada rumah sakit baru, ada Puskesmas baru, itu kan membutuhkan tenaga kesehatan baru," tuturnya.(Detik.com)

Ingin mengirimkan Berita atau Photo menarik di sekeliling anda? kirim Email ke alamat : detakriaunews@gmail.com atau redaksi@detakriaunews.com
( harap cantumkan data diri anda ).

Hosting Unlimited Indonesia