Investor Tiongkok Lirik Peluang Bisnis di Bengkalis

  • DRN
  • 05 Jun 2015, 16:30:39 WIB

BENGKALIS,detakriaunews.com-Investor dari negri8 tirai bambu Tiongkok melirik peluang investasi d bidang industri galangan kapal, pabrik kimia farma dan power plan ata penyediaan energi listrik. Hal itu terungkap saat pertemuan yang dipimpin   Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Heri Indra Putra serta  Ketua Bappeda Bengkalis Jondi Indra Bustian, Kepala Distamben T Ilyas, Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Eduar dan sejumlah pejabat di lingkup Pemerintah Kabupaten Bengkalis.

Rencana investasi  itu disampaikan utusan group PT Bumi Makmur Energi (PT BME), perusahaan dari Negeri China, Meggy Chow, Frans dan Abdul Fatah pada pertemuan yang berlangsung di Kantor Bappeda Bengkalis, Kamis malam (5/6/2015).

Pada ksempatan itu Asisten Perekonomian dan Pembangunan dan Kepala Bappeda bengkalis memaparkan kondisi dan peluang bisnis di Kabupaten Bengkalis. Seperti kawasan Buruk Bakul, Kecamatan Bukit Batu yang diperuntukan menjadi kawasan industri dan pelabuhan. Tidak hanya itu, juga ditawarkan kesempatan berinvestasi sektor pariwisata di kawasan pantai Rupat Utara

“Kami sangat apresiasi atas ketertarikan PT BME yang berminat untuk berinvestasi di Negeri Junjungan Kabupaten Bengkalis. Diharapkan, keterlibatan pihak perusahaan yang berafiliasi dengan perusahaan di China (Tiongkok), akan menarik sejumlah perusahaan dari Negeri Tirai Bambu tersebut untuk berinvestasi di Bengkalis,” ungkapa Heri

Untuk mendukung keberadaan kawasan industri dan pelabuhan, Pemkab Bengkalis telah menyediakan infrastruktur pendukung seperti pembangunan jalan lintas Bukit Batu – Siak Kecil. Disamping itu, Bengkalis juga membuka akses sejumlah jalan lingkar Duri Barat dan Duri Timur.

Setelah mendengarkan pemaparan tentang peluang investasi di Kabupaten Bengkalis, PT BME menyatakan minatnya membuka sejumlah usaha di Kabupaten Bengkalis. Alasannya, secara geografis Kabupaten Bengkalis sangat strategis berada di tengah-tengah pesisir pantai timur Sumatera dan memiliki areal yang bisa dikembangkan untuk pembangunan galangan kapal, yakni di kawasan Buruk Bakul.

Meggy Chow  yang sudah fasih berbahasa Indonesia ini mengatakan rencana pembangunan galangan kapal ini, sebagai tindak lanjut dari pertemuan Konferensi Asia Afrika di Bandung belum lama ini.  Saat itu, Presiden Tiongkok datang ke Bandung bersama sejumlah pengusaha dan  berminat untuk berinvestasi di berbagai sektor, seperti sektor maritim dan pariwisata.

Sementara itu, Kepala Bappeda Bengkalis, Jondi Indra Bustian, mengatakan, sebagai bentuk dukungan bagi investor,Pemkab Bengkalis siap mendukung dan memfasilitasi urusan perizinan.  (Mrz)

Ingin mengirimkan Berita atau Photo menarik di sekeliling anda? kirim Email ke alamat : detakriaunews@gmail.com atau redaksi@detakriaunews.com
( harap cantumkan data diri anda ).

Hosting Unlimited Indonesia