Kacau, APBD Pekanbaru 2019 Diprediksi Turun Rp 200 M

  • DRN
  • 03 Agu 2018, 18:13:56 WIB

Pekanbaru, Detakriaunews.com – Jika pada tahun ini APBD Pekanbaru berjumlah sebesar Rp 2,46 triliun, maka pada tahun 2019 mendatang diprediksi mengalami penurunan sebesar Rp 200 miliar. Itu artinya, Pekanbaru hanya memiliki dana sebesar 2,2 triliun rupiah yang akan dipergunakan untuk berbagai kebutuhan, mulai dari gaji pegawai hingga pembangunan infrastruktur ke masyarakat.

Meski APBD Pekanbaru pernah mencapai angka Rp 3,3 triliun rupiah pada tahun 2015 lalu, namun jumlahnya kini malah semakin turun setiap tahun. Penurunan ini disebabkan oleh berbagai macam faktor, salah satunya adalah berkuranganya jumlah dana bagi hasil yang dikucurkan pemerintah pusat pusat ke daerah.

Anggota Banggar DPRD Pekanbaru, Ida Yulita Susanti mengatakan, berdasarkan hasil rapat Tim Banggar dan TAPD Pemko Pekanbaru, jumlah APBD Pekanbaru pada tahun 2019 diprediksi mencapai angka Rp 2,4 triliun. Meski belum ketok palu, namun kemungkinan masih akan terjadi perubahan yang tidak terlalu signifikan.

“Pembahasan APBD Murni 2019, sudah dimulai. Bahkan kita di Tim Banggar DPRD Pekanbaru, selalu bekerja siang dan malam untuk membahasnya. Insyaallah, pertengahan Agustus ini selesai. Hanya saja, perkiraan jumlah APBD Pekanbaru tahun 2019 nanti sedikit membuat sedih, karena kembali mengalami penurunan sebesar Rp 200 miliar lebih dari angka Rp 2,4 triliun menjadi Rp 2,2 triliun. Alasannya, karena terjadinya pengurangan Dana Alokasi Khusus (DAK) dan Dana Alokasi Umum (DAU) dari pemerintah pusat,” ungkap Ida kepada Detakriaunews.com, Kamis (03/08).

Ida berharap, Pemko Pekanbaru nantinya bisa tetap menyelamatkan sejumlah program piroritas yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Meski jumlah anggaran yang dimiliki terbatas, namun pembangunan tetap harus berlangsung. BRB

Ingin mengirimkan Berita atau Photo menarik di sekeliling anda? kirim Email ke alamat : detakriaunews@gmail.com atau redaksi@detakriaunews.com
( harap cantumkan data diri anda ).

Hosting Unlimited Indonesia