Kangkangi Perda, Komisi III DPRD Pekanbaru Segera Panggil Pemilik Hotel Mimosa

  • DRN
  • 13 Mar 2018, 17:34:24 WIB

Pekanbaru, Detakriaunews.com - Pasca dilakukannya sidak pekan lalu ke proyek pembangunan Hotel Mimosa yang berlokasi di Jalan Riau, Komisi III DPRD Pekanbaru menggelar hearing bersama dengan pihak kontraktor pembangunan hotel dan Dinas Tenaga Kerja Pekanbaru, Selasa (13/03). Pasalnya, selama satu setengah tahun proyek berjalan, sudah ada 2 korban jiwa yang meninggal di lokasi proyek.

Dalam hearing tersebut diketahui bahwa, pembangunan Hotel Mimosa ini ternyata tidak terdaftar di Dinas Tenaga Kerja (Disnaker)  Kota Pekanbaru. Selain itu, jumlah tenaga kerja yang digunakan juga tidak sesuai peraturan daerah (Perda) Kota Pekanbaru.

Dimana, dari 80 tenaga kerja yang ada hanya ada 20 tenaga kerja lokal. Artinya, hal tersebut tidak memenuhi Perda yaitu harus mencapai 50 persen tenaga kerja lokal.  Kemudian, pihak hotel juga melanggar izin bangunan awal, dimana hanya dibenarkan membanguan 11 lantai ternyata di lapangan dibangun 14 lantai. 

Pimpinan Proyek PT Deck, Wildan mengatakan, Ia tidak bisa memaparkan secara detail data dan informasi yang dibutuhkan oleh Komisi III karena yang mengurus semua perizinan adalah owner Hotel Mimosa yang bernama Endy.

"Setiap harinya sebelum mulai kerja, kita rutin lakukan briefing agar semua pengerjaan sesuai prosudur dan pada tempatnya. Entah kenapa pada saat kejadian lift yang seharusnya untuk mengangkut barang, dinaiki oleh korban, hingga akhirnya insiden tersebut terajadi," ungkap Wildan. 

Ketua Komisi III DPRD Kota Pekanbaru, Zulfan Hafis mengatakan, pihaknya akan terus mengawal terhadap perusahaan yang dinilai sangat bandel karena telah berani mengkangkangi Perda Kota Pekanbaru.

"Pihak Manajemen Hotel Mimosa dalam hal ini PT Sinar Riau Gemilang,  sudah sangat kelewatan. Silahkan berinvestasi di Kota Pekanbaru, tapi taati juga aturan yang ada. Kita ketahui bahwa izinnya sudah diurus sejak tahun 2015, pengerjaannya baru satu setengah tahun apakah diperpanjang izinnya atau tidak kita ngak ngerti, kemudian dari izin bangunan juga yang 11 lantai ternyata 14 lantai," ungkap Zulfan.

Zulfan meminta pihak perusahaan, baik kontraktor ataupun manajemen hotel agar segera mengurus dan memenuhi aturan yang berlaku. Dalam waktu dekat, Komisi III DPRD Pekanbaru juga berencana akan memanggil PT Sinar Riau Gemilang selaku pemilik Hotel Mimosa. BRB

Ingin mengirimkan Berita atau Photo menarik di sekeliling anda? kirim Email ke alamat : detakriaunews@gmail.com atau redaksi@detakriaunews.com
( harap cantumkan data diri anda ).

Hosting Unlimited Indonesia