Kapal Batam Menuju Malaysia Karam di Perairan Johor, 17 TKI Hilang

  • DRN
  • 04 Jul 2018, 08:31:50 WIB

Johor, Detakriaunews.com - Sebanyak 17 orang Tenaga Kerja Indonesia ( TKI), menjadi korban kapal karam di Perairan Johor - Malaysia. Namun hingga Selasa (03/07) malam, ke-17 TKI tersebut masih belum ditemukan.

"Diduga 17 orang masih hilang belum diketahui statusnya," kata Ketua Satgas Perlindungan WNI Konsulat Jenderal RI Johor Bahru Malaysia - Marsianda.

Berdasarkan data yang diterimanya, 25 orang dinyatakan selamat dan 2 orang meninggal dunia.

"Korban meninggal satu lelaki dan satu perempuan," katanya.

Sebelumnya, bot pancung (kapal kecil) yang membawa 44 orang TKI ilegal karam di 6,5 mil laut dari Tanjung Punggai, Pengerang, Johor - Malaysia, Ahad (01/07) malam. Peristiwa itu diduga terjadi kira-kira pukul 24.00 waktu setempat.

Saat itu, perahu dinaiki 44 orang, termasuk tekong. Perahu dalam perjalanan dari Batam untuk memasuki Malaysia melalui Tanjung Penawar.

Wakil Direktur Operasi Agensi Penguatkuasaan Maritim Malaysia (APMM) Johor, Kapten Maritim Sanifah Yusof mengatakan, pihaknya menerima informasi pada pukul 04.45 pagi. SAR lalu melakukan operasi dengan melibatkan 144 anggota dari Polisi Laut, Jabatan Bomba dan Penyelamat, Tentara Laut Diraja Malaysia serta Angkatan Pertahanan Umum.

"APMM menerima panggilan darurat dari rig minyak yang bersebelahan Tanjung Punggai, yang menekan 2 korban selamat setelah mereka berhasil berenang ke rig minyak tersebut," katanya.

Pihaknya percaya, kejadian kapal karam ini disebabkan cuaca dan kelebihan muatan. Mereka akan dikenai Akta Anti Pedagangan Orang dan Anti Penyeludupan Migran (ATIPSOM) 2007 serta Akta Imigrasi 1959/63. (Antara.com)

Ingin mengirimkan Berita atau Photo menarik di sekeliling anda? kirim Email ke alamat : detakriaunews@gmail.com atau redaksi@detakriaunews.com
( harap cantumkan data diri anda ).

Hosting Unlimited Indonesia