Kasihan, Puncak Ulu Kasok Raja Ampat Kampar Dipasang Kawat Berduri

  • DRN
  • 27 Sep 2017, 18:07:06 WIB

Pekanbaru, Detakriaunews.com – Instagram @mitrahotelpku Rabu (27/09) pagi membuat heboh warganet, dengan memposting 3 buah foto tentang kawasan Ulu Kasok Kampar yang kini dipagari kawat berduri. Banyak masyarakat yang menyayangkan hal tersebut, karena kawasan Ulu Kasok Kampar sudah terkenal baik secara lokal, nasional maupun internasional.

Berikut isi postingan akun Instagram @mitrahotelpku, yang menuai beragam respon dari warganet :

"Selamat pagi followers, udah pada tau belum lokasi wisata yang sedang viral Ulu Kasok dipagar kawat berduri oleh pemilih lahan. Sayang banget ya, padahal bisa jd potensi wisata jika dikelola dengan baik. Gimana pendapat followers?"

@ridhoirnanda_is: "Hahaha...msh tanah perorangan toh...kuramg kerjasama tuh.atau menang sndiri yg buatnya"

@larasatihs: "emang iya... Sewa motor aja 50rb...."

@st3v3_okky: "Seharusnya pemerintah harus cepat tanggap soal ini...apalagi dinas pariwisata nya kab kampar"

@arifmoccyhahh: "itung2 ny mngkin gk msuk.pemilik lhan pling dpt komisi cuma dkit dr pemasukan"

@nofri.st: "cuma dpt sampahnya aja ya iyalah pemilik tanah marah haha.."

@yusmailina55: "Haaa, ba a tu bg.. Ulu kasok lah dipagar hahah @febri_lianto"

@bayusimanjuntak: "Gpp lah di tutup, lagian pengunjung nya pun buang sampah pada sembarangan, ada tempat wisata bukan nya palah di jaga, mungkin karna itu juga penyebab nya min @mitrahotelpku"

Salah seorang fotografer yang biasa mangkal di kawasan Ulu Kasok Kampar, Imam mengaku, dirinya tidak mengetahui secara pasti kenapa kawasan puncak Ulu Kasok kini dibatasi pagar berduri oleh pemilik lahan yang bernama Zulkfli. Kendati demikian, pengunjung masih bisa menikmati keindahan alam Ulu Kasok meski dengan view dan angel pemotretan yang terbatas.

“Pagar berduri di puncak Ulu kasok telah di pasang sejak Selasa (26/09) lalu. Namun lokasi ini masih dibuka untuk umum kok kak, meski sebagian kawasan ditutupi kawat berduri sehingga jadi sempit di atas sana sekarang. Saya gak tau pasti kenapa, mungkin ada permasalahan antara pemilik lahan atau pembagian jatah yang tidak jelas, gak tau juga. Ya cuma dengar info dari teman begitu itu,” ungkap Imam kepada Detakriaunews.com, Rabu (27/09) sore.

Sedikit ironis, jika kawasan Ulu Kasok yang berada di daerah perbukitan ini ternyata memiliki pemilik. Pasalnya, kawasan ini merupakan kawasan hutan sebagai daerah penyangga waduk PLTA Koto Kampar yang natabenenya adalah milik negara. BRB

Ingin mengirimkan Berita atau Photo menarik di sekeliling anda? kirim Email ke alamat : detakriaunews@gmail.com atau redaksi@detakriaunews.com
( harap cantumkan data diri anda ).

Hosting Unlimited Indonesia