Keren, Makin Banyak Pejabat Pemko Pekanbaru Memakai Tanjak Melayu

11 Okt 2017, 15:01:06 WIB

Pekanbaru, Detakriaunews.com - Sebagai identitas diri dan upaya melestarikan kebudayaan melayu di kota bertuah, makin banyak pejabat Pemko Pekanbaru yang kini menggunakan Tanjak Melayu (penutup kepala) dalam setiap kesempatan. Mulai dari Walikota, anggota dewan hingga Camat dan Lurah gemar memakai Tanjak sebagai ajang promosi dan mengembalikan nilai-nilai kebudayaan Melayu kepada masyarakat.

Pada jaman dahulu kala, penggunaan Tanjak bagi kaum laki-laki di bumi melayu sangat populer yang bisa pakai oleh seluruh jenis lapisan masyarakat. Penggunaan Tanjak juga tergantung kepada kegiatan yang dilakukan, baik acara adat, pesta atau kegiatan sehari-hari.

Namun seiring waktu dan perkembangan jaman, penggunaan Tanjak di tengah masyarakat justru mulai ditinggalkan. Untuk kembali melestarikan kebudayaan melayu melalui pemakaian Tanjak, sejumlah pejabat yang merupakan publik figure kembali mempopulerkannya, salah satunya terlihat dalam kegiatan kunjungan kerja Walikota Pekanbaru ke Kecamatan Bukit Raya, Selasa (10/10) lalu.

Camat Bukit Raya, Masykur Tamizi mengatakan, selain menggalakan penggunaan Tanjak ke masyarakat pihaknya juga memberikan pelatihan tenun melalui program PMBRW kepada warga. Salah satu hasil olahan kain tenun tersebut, bisa dibuat menjadi Tanjak khas Melayu.

"Meski belum di produksi banyak, namun ini diyakini sebagai potensi bisnis yang bakal booming atau ngehits di Pekanbaru. Ini kan bisa dijual, apakah untuk dipakai atau sebagai oleh-oleh nantinya. Kesan pertama saya memakai Tanjak dalam kegiatan dinas sangat luar biasa, karena bisa menambahkan rasa percaya diri dan terlihat berwibawa. Meski usia masih muda, namun saya bangga bisa memakai Tanjak Melayu," ungkap Camat Bukit Raya ini, yang mendapat 250 like saat mengunggah foto menggunakan Tanjak di media sosial miliknya pada Senin lalu.

Sementara itu, Anggota DPRD Pekanbaru yang juga merupakan Ketua Laskar Melayu Pekanbaru, Fatullah mengatakan, penggunaan Tanjak Melayu harus kembali diharapkan sebagai identitas masyarakat melayu. Sebagai publik figure, para pejabat di lingkungan Pemko Pekanbaru diminta untuk mempromosikan pemakaian Tanjak ke masyarakat.

"Saya setiap hari selalu pakai Tanjak, bahkan terkadang saat keluar daerah juga sesekali tetap menunggunakannya. Ini identitas kita masyarakat Melayu, jadi tidak ada salahnya untuk terus dilestarikan. Kenapa musti malu, seharusnya bangga lah, kan udah banyak yang pakai Tanjak sekarang," beber Fatullah kepada Detakriaunews.com, Rabu (11/10)  Siang.

Selain kota bertuah, penggunaan Tanjak kini juga marak di Kabupaten Siak. Bahkan Gubernur Riau - Arsyadjuliandi Rachman juga kerap menggunakan Tanjak dalam setiap kesempatan salah satunya penjemputan tamu penting (VIP) atau pejabat negara di Bandara SSK II Pekanbaru. BRB

 
 
 

Ingin mengirimkan Berita atau Photo menarik di sekeliling anda? kirim Email ke alamat : detakriaunews@gmail.com atau redaksi@detakriaunews.com
( harap cantumkan data diri anda ).

loading...