Ketika Mobnas Ditarik, Uang Transportasi Belum Cair, Ruslan Tarigan Ngantor Pakai Go-jek

Pekanbaru, Detakriaunews.com - Kendati sudah menyerahkan mobil dinas sejak bulan Agustus lalu, namun hingga kini uang transportasi bagi para anggota dewan berdasarkan amanat PP 18 tahun 2017 tak kunjungan cair alias belum dibayarkan. Al hasil, para anggota dewan melakukan berbagai macam cara untuk tetap bisa pergi ke kantor mulai dari menggunakan transportasi online hingga rental mobil.

Hal inilah yang kini dirasakan oleh Ruslan Tarigan, selaku anggota Komisi IV DPRD Pekanbaru. Ruslan mengaku, setelah mobil dinasnya dikembalikan kini ia terpaksa menggunakan transportasi online kendaraan roda dua (go jek) untuk antar jemput ke kantor.

"Gimana lagi semenjak mobil dinas dikembalikan, kini saya sering diantar karena mobil pribadi juga dipakai anggota keluarga lainnya. Jika tidak ada yang ngantar, ya saya naik Go-jek ke kantor. Jadi saya terpaksa harus ngeluarin duit tambahan, untuk ongkos Go-jek," beber Ruslan.

Jika Ruslan memilih naik transportasi online, maka Fatullah lebih memilih merental mobil untuk pergi ke kantor. Meski harus keluar duit sekitar Rp 250 ribu setiap harinya, namun ia tetap bersabar.

"Saya sangat kesal dengan kondisi ini, setelah mobil dinas dikembalikan uang transportasi yang dijanjikan tak kunjung keluar keluar. Hanya bisa bersabar aja, semoga bisa cepat cair," keluh Fatullah. 

Rencananya, uang transportasi dewan selama 5 bulan paling lambat akan dibayarkan pada bulan Desember mendatang. Dimana, masing-masing anggota dewan akan mendapat uang transportasi sekitar RP 80 juta per orang. BRB

Ingin mengirimkan Berita atau Photo menarik di sekeliling anda? kirim Email ke alamat : detakriaunews@gmail.com atau redaksi@detakriaunews.com
( harap cantumkan data diri anda ).