Makan Lawar, Warga Ini Kejang Dan Muntah-Muntah

14 Nov 2015, 11:26:48 WIB

Detakriaunews.com- Warga yang menjadi korban keracunan makanan khas Bali dari olahan lawar nangka bercampur daging ayam, kondisinya semakin parah setelah sempat ditangani di puskesmas. Malam tadi, Jumat (13/11) secara beramai-ramai korban kembali mendatangi puskesmas.

Sebelumnya warga yang mendapat penanganan di puskesmas terdekat diberi obat oralit. Setelah kondisi membaik, seluruhnya dipulangkan. Namun sore tadi satu persatu warga yang mencicipi kudapan lawar nangka daging ayam saat Upacara Odalan di Pura, kembali alami kejang dan muntah-muntah.

Korban yang keseluruhannya warga Banjar Munduk Angrek, Desa Yehembang Kauh, Kecamatan Mendoyo, Jembrana, Bali kembali dilarikan ke Puskesmas Rawat Inap Pekutatan untuk mendapatkan perawatan.

Para korban yang dilarikan ke Puskesmas Pekuatan adalah Ketut Darma (60), Wayan Wirtu (60), Ketut Suriani (59), Ni Ketut Riati (50) dan Ngurah Pariana (30). Mereka masuk Puskesmas Pekutatan dengan keluhan diare, mual-mual, muntah-muntah dan pusing serta lemas. Satu korban, yakni Ketut Darma dirujuk ke RSUD Negara karena kondisinya terus memburuk.

"Ya, satu orang sudah kita rujuk ke RSUD Negara. Sedangkan yang empat orang kami masih observasi perkembangannya," terang dokter jaga Puskesmas Pekutatan dr Luh Kade Sri Wahyuni didampingi dr Reza, Jumat (13/11) malam.

Halaman Berikutnya:

1 2 NEXT

Ingin mengirimkan Berita atau Photo menarik di sekeliling anda? kirim Email ke alamat : detakriaunews@gmail.com atau redaksi@detakriaunews.com
( harap cantumkan data diri anda ).

loading...