Pasien RSJ Tampan, 90 Persen Peserta BPJS Kesehatan

Pekanbaru, Detakriaunews.com – Selain Bermitra dengan sejumlah rumah sakit umum baik milik pemerintah ataupun swasta, BPJS Kesehatan ternyata juga menjalin kerjasama dengan Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Tampan. Dimana, 90 persen pasien RSJ Tampan merupakan peserta BPJS Kesehatan yang berasal dari 12 Kabupaten/Kota se Riau.

 

Pada tahun 2016 lalu, RSJ Tampan telah menerima akreditasi Rumah Sakit Jiwa Paripurna dari Menteri Kesehatan. Rumah Sakit Jiwa Tampan sendiri menyediakan berbagai jenis pelayanan kesehatan terutama di bidang kesehatan jiwa, yang menjadi rujukan bagi masyarakat Riau dan Kepulauan Riau.

 

Ada 2 jenis pelayanan yang diberikan, yakni pelayanan utama dan pelayanan pendukung. Pelayanan utama meliputi pelayanan jiwa dewasa, pelayanan jiwa mental organik serta pelayanan jiwa anak dan remaja. Sedangkan untuk pelayanan pendukung, meliputi pelayanan dokter anak, dokter penyakit dalam, ronsen, laboratorium, klinik tumbuh kembang anak, Psikometri (visum forensik) dan rehabilitasi napza.

 

Direktur RSJ Tampa, Dr Hazneli Juita mengatakan, hadirnya BPJS Kesehatan memberikan banyak manfaat bagi masyarakat terutama untuk pelayanan kesehatan bidang jiwa. Berbeda dengan rumah sakit umum kebanyakan, ternyata hampir 90 persen pasien RSJ merupakan peserta BPJS Kesehatan.

 

“Berkat adanya perhatian dari Gubernur Riau – Arsyadjuliandi Rachman, saat ini RSJ Tampan sedang membangun sejumlah sarana dan prasarana pendukung seperti gedung UPIP (ICU RSJ)  dan gedung IGD terpadu. Ini bertujuan, demi meningkatkan mutu dan kualitas pelayana kepada pasien. Berdasarkan data terakhir, 90 persen kita itu merupakan paserta BPJS Kesehatan yang berasal dari 12 Kabupaten/Kota se Riau yang didominasi oleh warga Pekanbaru. Setiap harinya, ada sekitar 150-180 kunjungan pasien baik yang rawat inap atau rawat jalan,” ungkap Hazneli kepada Detakriaunews.com, saat berkeliling gedung RSJ Tampan pada Jumat (27/10) siang.

 

RSJ Tampan memiliki daya tampung sekitar 230 tempat tidur (bed) untuk pasien gangguan jiwa dan napza, yang terbagi kedalam kelas I, II dan kelas III. Tahun depan, pihak RSJ Tampan juga berencana untuk membangun ruangan VIP bagi pasien sehingga pelayanan bisa lebih maksimal.

 

Salah seorang Psikiater RSJ Tampan, Dr Maisarah Zas, S.Pkj mengungkapkan, dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada pasien, pihaknya tidak membeda-bedakan pasien yang datang. Semua pasien, baik peserta umum ataupun peserta BPJS Kesehatan tetap mendapatkan pelayanan yang sama.

 

“Kami bekerja sesuai standar, sehingga seluruh pasien yang datang bisa terlayani dengan baik. Ibarat bengkel, RSJ ini juga merupakan bengkel jiwa bagi masyarakat. Jika ada keluhan tolong segera diperiksa atau konsultasi, karena penanganan untuk pasien penyakit jiwa jauh berbeda dengan pasien penyakit fisik secara umum. Bagi masyarakat yang memiliki kartu BPJS Kesehtan silahkan datang ke RSJ, tanpa harus malu atau minder,” beber Maisarah.

 

Saat ini, RSJ Tampan tidak hanya melayani pasien gangguan jiwa (gila,red) semata, namun juga bisa melayani pasien umum lainnya seperti pasien ketergantungan narkoba dan anak berkebutuhan khusus (autis, down syndrom, epilepsi dan hyperaktif) bagi peserta BPJS Kesehatan. Pihak RSJ berharap, masyarakat bisa memanfaatkan sarana dan prasarana yang telah dibangun oleh pemerintah sehingga terwujudnya masyarakat yang sehat dan berkualitas. BRB

Ingin mengirimkan Berita atau Photo menarik di sekeliling anda? kirim Email ke alamat : detakriaunews@gmail.com atau redaksi@detakriaunews.com
( harap cantumkan data diri anda ).