Pasokan BBM Langka, DPRD Riau Menduga Ada Mafia Korporasi

  • DRN
  • 12 Feb 2018, 18:15:18 WIB

Pekanbaru, Detakriaunews.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Riau angkat bicara, terkait kurangnya stok alokasi Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Premium yang diberikan pusat sebesar 70 persen untuk Provinsi Riau.

Seperti diketahui, informasi dari Dinas ESDM dan Biro Perekonomian Riau, untuk Bahan Bakar Minyak jenis Premium di Riau realisasinya hanya 66 persen dari kuota untuk Riau secara nasional sekitar 70 persen. 

Anggota Komisi II DPRD Riau Sugianto, meminta pihak Pertamina buka-bukaan terkait dugaan adanya permainan oknum korporasi dibalik berkurangnya pasokan premium di Provinsi Riau.

"Nah tidak cukup itu karena apa, apakah ada pihak yang bermain, apakah memang Riau di berikan kuota yang tidak cukup, pihak Pertamina harus terbuka dan transparan. Dan bisa jadi adanya permainan oknum dibalik ini semua," ujarnya kepada Detakriaunews.com.

Politisi PKB Riau ini meminta dinas terkait, yakni Dinas Perdagangan dan Dinas  ESDM segera menindak lanjuti kuota premium yang kurang. Karena bagaimanapun juga, BBM non subsidi tersebut hanya diperuntukan untuk masyarakat kecil, bukan untuk perusahaan besar.

"Kalau saya rasakan, 66 persen alokasi yang diberikan ke Riau ini juga tidak nampak. Dan ada beberapa pom bensin yang sudah tidak lagi menyediakan premium, ini ada apa sebenarnya. Kita minta pemerintah segera bergerak cepat," paparnya.

Untuk menjalankan fungsi pengawasan, DPRD Riau dalam hal ini Komisi II dalam waktu dekat akan melakukan peninjauan dibeberapa titik SPBU yang ada di Riau.

"kita akan sidak ke SPBU dan mengecek manajemen disana seperti apa, bagaimana mereka melayani masyarakat sesuai haknya agar premium tidak lagi langka," tutupnya. DP

Ingin mengirimkan Berita atau Photo menarik di sekeliling anda? kirim Email ke alamat : detakriaunews@gmail.com atau redaksi@detakriaunews.com
( harap cantumkan data diri anda ).

Hosting Unlimited Indonesia