Perusahaan "Nyuekin" Korban Asap, BEM UNIKS Berikan Warning

24 Okt 2015, 11:34:10 WIB
Taluk Kuantan, Detakriaunews.com - Mahasiswa Universitas Islam Kuantan Singingi (UNIKS) menilai, perusahaan yang beroperasi di Kuansing  tidak peduli dengan nasib masyarakat yang menjadi korban kabut asap. Atas ketidak pedulian perusahaan tersebut BEM UNIKS mengancam bakal melakukan aksi besar-besaran. Hal ini disampaikan Presiden Mahasiswa Universitas Islam Kuantan Singingi, Heri Guspendri kepada Detakriaunews.com, Sabtu (24/10).
 
"Kami menilai, perusahaan tidak punya kepedulian terhadap masyarakat. Hal ini bisa kita lihat, tidak adanya pendirian posko kesehatan atau pembagian masker oleh perusahaan," ujar Heri.
 
Heri menambahkan, akan memberi waktu 2 minggu bagi perusahaan untuk membantu masyarakat. Jika dalam 2 minggu tidak ada respon, maka ribuan mahasiswa akan menduduki perusahaan di Kuansing secara bergantian.
 
"Ribuan mahasiswa akan kami turunkan jika dalam dua minggu tidak ada kepedulian perusahaan," tegas Heri.
 
Heri menyatakan, hanya 1 perusahaan yang menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat. Sementara, perusahaan lainnya seolah tutup mata dengan penderitaan masyarakat.
 
"Sangat miris, perusahaan hanya menyedot hasil kekayaan alam Kuansing, sementara kita sengsara. Ini tidak bisa dibiarkan," pungkas Heri. (PAT)

Ingin mengirimkan Berita atau Photo menarik di sekeliling anda? kirim Email ke alamat : detakriaunews@gmail.com atau redaksi@detakriaunews.com
( harap cantumkan data diri anda ).

loading...