Rektor Bentuk Tim Khusus, Fisip dan Fakultas Teknik Berdamai

  • DRN
  • 07 Okt 2017, 15:22:54 WIB

Pekanbaru, Detakriaunews.com - Pasca terlibat bentrok berdarah pada Kamis (05/10) lalu, kini mahasiswa Fisip dan Fakultas Teknik telah berdamai. Keduanya sudah sepakat untuk saling memaafkan, sehingga kedepannya tidak terulang kembali.

Prosesi perdamaian dilakukan melalui konferensi pers di Pasca Sarjana UR Jalan Pattimura, Pekanbaru, Sabtu (07/10). Dalam konferensi ini, dihadiri kedua belah akademisi dan BEM Fakultas Fisip dan Teknik serta pejabat rektorat UR lainnya.

Rektor UR, Prof Dr Aras Mulyadi DEA mengaku, bahwa kericuhan antara mahasiswa Fisip dan Teknik sangat tidak diinginkan.

"Sangat kita sayangkan kejadian 05 Oktober 2017 kemarin itu. Saya harap ini tidak terjadi lagi," kata Aras.

Beberapa langkah, telah disiapkan Pihak Rektorat Universitas Riau. Pertama, kedua fakultas (Fisip dan Teknik) kita liburkan satu minggu atau sampai 13 Oktober nanti. Kedua, memerintahkan kedua fakultas ini agar berkonsolidasi mulai dari pimpinan, dosen, mahasiswa dan unsur lainnya untuk menjaga kondusifitas kampus masing-masing.

"Kami juga sudah membentuk tim pencari fakta. Diketuai Wakil Rektor III bidang kemahasiswaan. Saya harap tim ini independen. Harus bekerja secepatnya," jelas Aras.

Dari peristiwa bentroknya kedua Fakultas yang ada di Universitas Riau, setidaknya ada 17 orang mengalami luka-luka, dimana 2 orang korban saat ini menjalani rawat inap. Satu di  RS Awal Bros dan satu lagi di RS Aulia Panam. Sedangkan 15 korban lainnya hanya rawat jalan.

Dengan tegas Aras Mulyadi menyampaikan, kedepannya tidak lagi memperolehkan mahasiswa melakukan konvoi setelah wisuda. Karena menurut dia masih banyak cara lain yang tidak mengganggu ketenangan.

"Dengan adanya kericuhan yang terjadi, kami segenap akademikan FT (Fakultas Teknik) meminta maaf kepasda Fisip, dan kami sudah saling memaafkan. kami selaku pimpinan FT, siap mendukung UR ke arah yang lebih baik," permohonan Ari.

Dekan Fakultas Fisip, Syafri Harto Juga mengatakan, atas nama akademika Fisip pihaknya juga menerima permohonan maaf dari Fakultas Teknik.

“Dalam rangka meraih prestasi yang lebih baik. Insyaallah, kita selesaikan hari ini melalui konferensi pers yang luar biasa ini. Kami juga mendukung program lebih baik ke depan dan akreditasi yang lebih baik," terima Syafri.

Kemudian, Gubernur BEM (Badan Eksekutif Mahasiswa) Teknik, Wahyu Ramadhan juga menyampaikan maaf kepada Gubernur BEM Fisip, Ahmad Ramadhan. Kedua pengurus BEM ini sudah saling memaafkan dan berpelukan. BS

Ingin mengirimkan Berita atau Photo menarik di sekeliling anda? kirim Email ke alamat : detakriaunews@gmail.com atau redaksi@detakriaunews.com
( harap cantumkan data diri anda ).

Hosting Unlimited Indonesia