Resmi Dilantik, Ida Yulita Susanti Siap Tingkatkan Jumlah Caleg Perempuan di Pileg 2019

  • DRN
  • 11 Mei 2018, 16:33:59 WIB

Pekanbaru, Detakriaunews.com - Pasca dilantik pada bulan Februari 2018 lalu, Kaukus Perempuan Politik Indonesia (KPPI) Riau terus mengembangkan sayapnya ke daerah dengan melantik kepengurusan DPC KPPI Kabupaten/Kota se Provinsi Riau, bertempat di ruangan Pauh Janggi Gedung Daerah, Jumat (11/05). DPC KPPI Pekanbaru berkomitmen, akan meningkatkan jumlah calon legislatif (caleg) perempuan di DPRD Pekanbaru pada ajang Pileg 2019 mendatang. 

Acara pelantikan DPC KPPI Kabupaten/Kota se Provinsi Riau dan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) I DPD KPPI Riau tersebut, dihadiri oleh Ketua DPRD Riau - Septina Primawati Rusli, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Riau - Tengku Hidayati Efiza, Perwakilan KPPI - Mudi Astuti dan Syafa Elin, Ketua KPPI Riau - Ade Hartati, perwakilan anggota DPRD Riau dan Ketua BKOW Riau - Irma Hafidah Rachman. 

Prosesi pelantikan, dimulai dengan pembacaan Surat Keputusan oleh Sekretaris KPPI Riau yang dilanjutkan dengan pengucapan ikrar pelantikan dan penandatanganan berita acara pelantikan oleh setiap perwakilan DPC Kabupaten/Kota se Riau. Adapun tema yang diusung dalam kegiatan pelantikan ini yakni "Satukan Langkah Menangkan Caleg Perempuan pada Pemilu Legislatif (Caleg) 2019".

KPPI merupakan wadah dari lintas partai, yang bertugas untuk memperjuangkan hak-hak politik perempuan di tengah pergulatan politik yang berkembang saat ini. Pengurus KPPI baik di tingkat provinsi maupun daerah, dalam waktu akan melakukan sejumlah kegiatan sekaligus sebagai ajang promosi ke tengah masyarakat.

Adapun Ketua KPPI 12 Kabupaten/Kota yang dilantik yakni KPPI Pekanbaru - Ida Yulita Susanti,  KPPI Kampar - Misrawati, KPPI Inhil - Yulianti, KPPI Kuansing - Supriati, KPPI Rohul - Wahyuni, KPPI Siak - Gustimar, KPPI Pelalawan - Fatma Lena, KPPI Inhu - Wisma Epi, KPPI Bengkalis – Aisyah, KPPI Meranti - Indah Wati, KPPI Dumai – Jufrida dan KPPI Rohil – Asro Puani.

Ketua DPRD Riau, Septina Primawati Rusli menyebutkan, jumlah keterwakilan perempuan di kancah politik memang masih sangat sedikit. Meski demikian, KPPI diharapkan bisa dijadikan sebagai wadah bagi para perempuan untuk terjuan ke dunia politik tanpa rasa takut ataupun cemas.

“Pada bulan Maret lalu, kita mendapatkan penghargaan karena memiliki jumlah anggota dewan perempuan terbanyak terbanyak se Indonesia. Pasalnya, dari 65 anggota DPRD Riau, 18 diantaranya merupakan kaum hawa yang berasal dari lintas partai kecuali PKB dan Hanura. Semoga pada ajang Pileg 2019 mendatang jumlahnya terus bertambah, bahkan kalau bisa melebihi kuota yang diamanahkan Undang-undang yakni 30 persen. Ingat, jangan takut untuk terjun ke dunia politik. Mari kita awasi pelaksanaannya, jangan sampai suara perempuan dicurangi,” ungkap Septina kepada Detakriaunews.com, Jumat (11/05).

Kendati jumlah keterwakilan perempuan di DPRD Riau sudah mencapai angka 27,7 persen, namun tidak dengan keterwakilan perempuan di daerah. Dimana, jumlah keterwakilan perempuan di kancah legislatif pada DPRD Bengkalis hanya berjumlah sebanyak 5 orang, Siak 1 orang, Dumai 5 orang, Pelalawan 2 orang, Pekanbaru 6 orang, Kampar 7 orang, Kuansing 4 orang, Inhil 4 orang, Inhu 5 orang, Meranti 5 orang, Rohil  orang 3 dan Rohul 6.

Ketua KPPI Riau, Ade Hartati mengatakan, sebagai bentuk kepedulian pemerintah terhadap kaum perempuan di Riau, maka pada tahun 2018 ini Dinas P3A Riau mendapatkan dana pokok pikiran dari sejumlah anggota DPRD Riau yang berjumlah sekitar Rp 3 miliar lebih. Dana tersebut rencananya, akan dipergunakan untuk mengadakan pelatihan politik dan keterampilan bagi perempuan di Riau.

Halaman Berikutnya:

1 2 NEXT

Ingin mengirimkan Berita atau Photo menarik di sekeliling anda? kirim Email ke alamat : detakriaunews@gmail.com atau redaksi@detakriaunews.com
( harap cantumkan data diri anda ).

Hosting Unlimited Indonesia