Sambut Maulid Nabi Muhammad SAW, Lakukanlah Doa dan Amalan Berikut Ini

  • DRN
  • 01 Des 2017, 13:00:58 WIB

Detakriaunews.com – Hari ini, Jumat 01 Desember 2017 bertepatan dengan Maulid Nabi Muhammad SAW. Maulid Nabi adalah peringatan hari lahir Nabi Muhammad SWA, yang jatuh pada tanggal 12 Rabiul Awal (kalender Islam).

Sebenarnya, ada 2 versi tentang kelahiran Muhammad. Menurut riwayat yang bersumber dari sahabat Nabi, beliau lahir pada Senin 12 Rabiul Awwal tahun gajah. Namun menurut riwayat yang bersumber dari ahlul bait Nabi, beliau lahir saat terbit fajar pada hari Jumat 17 Rabiul Awwal tahun gajah.

Bagaimanapun versinya, malam kelahiran Nabi adalah malam yang sangat mulia. Muhammad lahir di Mekkah, dari seorang ibu bernama Aminah dan ayahnya Abdullah.

Dalam menyambut Maulid Nabi, tidak ada anjuran membaca doa khusus untuk dibaca. Namun, umat muslim dianjurkan untuk membaca salawat nabi sebanyak-banyaknya, sebagai ungkapan rasa cinta kepada Baginda Rasul.

Salawat nabi itu dapat dibaca pagi, siang, sore, ataupun setelah mengerjakan salat 5 waktu. Tak hanya membaca salawat, tetapi umat muslim juga dianjurkan untuk sedekah, berbuat kebaikan, bersolek diri dan mengungkapkan kebahagiaan di hari Maulid Nabi.

Lalu bolehkah seorang muslim berpuasa di hari Maulid Nabi?

Sebagaimana dilansir dari laman KonsultasiSyariah.com, tidak ada riwayat yang menganjurkan puasa di saat Maulid Nabi. Puasa sunah ada 2, yakni puasa sunah mutlak dan puasa sunah muqayad.

Puasa sunah mutlak, dikerjakan tanpa dibatasi waktu maupun tempat tertentu. Puasa ini bisa dikerjakan kapanpun selama tidak bertepatan dengan hari terlarang puasa, seperti hari raya, hari tasyrik, hari Jumat saja, atau hari Sabtu saja.

Sedangkan puasa sunah muqayad adalah puasa sunah yang dikerjakan pada hari tertentu, berdasarkan anjuran Islam. Misalnya puasa Asyura di tanggal 10 Muharam, puasa Arafah di tanggal 9 Dzulhijjah, puasa Senin-Kamis setiap pekan, puasa hari putih (tanggal 13, 14, dan 15 setiap bulan), puasa enam hari di bulan Syawal, puasa Syaban, serta masih ada beberapa puasa yang lain.

Dari sekian banyak puasa sunah muqayad, tidak ada anjuran untuk melaksanakan puasa Maulid Nabi. Terkecuali jika Maulid Nabi jatuh pada hari Senin atau Kamis. Itu pun niat puasa yang dilakukan adalah puasa sunah Senin atau Kamis. BRB

Ingin mengirimkan Berita atau Photo menarik di sekeliling anda? kirim Email ke alamat : detakriaunews@gmail.com atau redaksi@detakriaunews.com
( harap cantumkan data diri anda ).

Hosting Unlimited Indonesia