Tengah Naik Daun, Gubri Minta Kawat Yang Pagari Ulu Kasok Dibuka Kembali

  • DRN
  • 28 Sep 2017, 15:01:53 WIB

Detakriaunews.com - Gubernur Riau H Arsyadjuliandi Rachman menyayangkan destinasi wisata Ulu Kasok yang ada di XIII Koto Kampar, ditutup dengan dipagari kawat berduri oleh pemilik lahan.

Destinasi yang menyerupai Raja Ampat Papua yang sedang naik daun tersebut, dipagari dengan kawat, hingga tak lagi bisa dinikmati masyarakat yang setiap hari berkunjung.

"Saya sudah minta Kadis Pariwisata Riau berkoordinasi dengan Pemkab Kampar. Harapan kita tentu bagaimana bisa dibuka lagi. Inikan sayang destinasi bisa terkendala hanya karena itu," kata Gubri, Rabu (27/9/17).

Menurut mantan anggota DPR RI ini, destinasi Ulu Kasok ini saat ini sudah dikenal luas oleh masyarakat Riau sendiri. Jika dikelola lebih maksimal lagi, sangat mungkin akan menjadi satu diantara destinasi wisata andalan lainnya yang ada di negeri lancang kuning ini. 

Apalagi, dengan panorma alamnya yang sangat indah, seperti halnya Raja Ampat Papua."Segera diselesaikan, dibuka seperti sebelumnya. Inikan sudah dikenal," ujar Andi.

Kadis Pariwisata Riau Fahmizal Usman menyatakan sudah berkoordinasi dengan Dinas Pariwisata Kampar. Dimana disebutkan, destinasi wisata Ulu Kasok ternyata tidak hanya satu orang, melainkan ada 10 orang yang mengaku sebagai pemilik lahan.

Hal ini menurut Fahmi sudah menjadi perhatian pemerintah setempat. Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kampar, Polsek XIII setempat segera menuntas persoalan ini, agar tak berlarut-larut.

"Harapan kita tentu masalah ini cepat diselesaikan. Jangan sampai Ulu Kasok yang bisa kita sebut magnet pariwisata di Riau ini menjadi terhambat," ujar Fahmizal.(rplc)

Ingin mengirimkan Berita atau Photo menarik di sekeliling anda? kirim Email ke alamat : detakriaunews@gmail.com atau redaksi@detakriaunews.com
( harap cantumkan data diri anda ).

Hosting Unlimited Indonesia