Wabup Halim Tinggalkan PDIP Demi Istri, Kordias Pasaribu ; Tak Ada Paksaan di PDIP

  • DRN
  • 02 Mar 2018, 14:00:47 WIB

Pekanbaru, Detakriaunews.com - Mundurnya Wakil Bupati Kuansing - Halim sebagai kader PDI Perjuangan, direspon biasa oleh Ketua DPD PDI Perjuangan Riau- Kordias Pasaribu. Apalagi mundurya Halim, dipicu karena tidak etis dalam sebuah rumah tangga (istri dan suami) berbeda partai.

"Itu semua tidak ada masalah. Kalau itu memang sudah menjadi keputusan beliau, ya apa boleh buat," kata Kordias Pasaribus eperti dikutip dari Riauterkini.com, Kamis (01/03) lalu.

Hingga saat ini diakuinya, pihaknya belum menerima surat pengunduran diri Halim. Pihaknya juga tidak ingin mencampuri persoalan tersebut, serta menyerahkan seluruh persoalannya kepada DPC PDI Perjuangan Kuansing. 

"Kita di DPD juga tidak melakukan klarifikasi karena ia pengurus di DPC. Kami anggap sikap Halim merupakan sebuah bentuk konsistensi kepada dirinya. Itu tidak ada masalah. Karena beliau kan keluar juga dengan baik-baik," ungkapnya. 

Saat disinggung apakah dengan mundurnya Halim di PDI Perjuangan akan mempengaruhi suara partai di Kuansing, menurutnya hal itu tidak akan berpengaruh. Baginya, lebih baik kader untuk mundur ketika sudah tidak bisa bersama partai ketimbang memaksakan untuk bertahan.

"Tidak ada paksaan di PDI Perjuangan, jika ada yang masuk ataupun keluar. Bahkan lebih baik jika keinginan keluar itu segera disampaikan ke partai," sebut Wakil Ketua DPRD Riau ini. 

Sebagaimana diketahui bersama, dijajaran kepengurusan DPC PDI Perjuangan Kuansing, Halim menjabat Wakil Ketua Bidang Pariwisata dan Ekonomi. Sementara istrinya - Yuni Warti, menjabat sebagai Bendahara DPC Nasdem Kuansing dan aktif di kampanye Pilgubri. BRB

Ingin mengirimkan Berita atau Photo menarik di sekeliling anda? kirim Email ke alamat : detakriaunews@gmail.com atau redaksi@detakriaunews.com
( harap cantumkan data diri anda ).

Hosting Unlimited Indonesia