Waduh, Target PAD Kuansing Terancam

18 Okt 2017, 16:15:27 WIB
Kuansing, Detakriaunews.com - Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Kuansing mencatat, bahwa hingga bulan September 2017 lalu baru sekitar 34 persen pajak yang terealisasi. Dari target pendapatan Rp 75 miliar, saat ini sudah terealisasi sekitar Rp 32 miliar. 
 
Menurut Kepala Bapeda Kuansing - Hendra, hal itu disebabkan beberapa faktor diantaranya jumlah retribusi dari izin HO dan retribusi PBB terus menurun. Selain itu, keterlambatan pengesahan APBD juga berpengaruh terhadap pelaksanaan kegiatan di OPD.
 
"Dampaknya, sumber-sumber PAD dari OPD tak maksimal dan terancam tak capai target," kata Hendra.
 
Walaupun demikia, Hendra mengaku masih terus berupaya untuk mencapai target pendapatan yang sebelumnya telah ditentukan. Walaupun ada beberapa sektor pendapatan yang menurun, namun pihaknya masih tetap optimis untuk mengejar target.
 
"Seperti dari retribusi dari izin HO, karena ada surat dari kementerian maka targetnya pun menjadi diturunkan," ujar Hendra.
 
Hendra menambahkan, Pajak Penerangan Jalan (PPJ) PLN dan non PLN merupakan penyumbang terbesar PAD Kuansing. Misalnya, PPJ PLN yang targetnya Rp 14 miliar sudah terealisasi Rp 10 miliar. Sementara PPJ non PLN dari target Rp 800 juta sudah masuk Rp 600 Juta. Sedangkan pajak hotel beber Hendra, yang ditargetkan Rp 100 juta lebih, saat ini sudah capai target 100 persen. Kemudian untuk pajak kendaraan, baru terealisasi 40 persen atau sekitar Rp 2 miliar.
 
“Sektor pajak memang penyumbang utama dari PAD Kuansing ini, kedua retribusi dan sisanya yang lain,” papar Hendra.
 
Hendra berkomitmen, akan terus bekerja maksimal untuk memungut sejumlah pajak ataupun retribusi di Kuansing. Ia berharap, seluruh OPD bersama-sama menangani hal tersebut.
 
"Karena ada potensi yang masih bisa ditingkatkan, termasuk di OPD. Dalam rapat dengan OPD, kesanggupan OPD sekitar 80 persen dari target yang telah ditentukan," tutup Hendra. PAT
 
 
 

Ingin mengirimkan Berita atau Photo menarik di sekeliling anda? kirim Email ke alamat : detakriaunews@gmail.com atau redaksi@detakriaunews.com
( harap cantumkan data diri anda ).

loading...