Copot Garis Satpol PP, GM DNA FUN and MBC Hotel Diperiksa

  • DRN
  • 10 Jul 2019, 18:15:20 WIB

Pekanbaru, Detakriaunews.com - Manajemen DNA FUN and MBC Hotel diperiksa Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Satpol PP, Rabu (10/07). Pemeriksaan tersebut, terkait pengrusakan dan pembuangan Pol PP Line yang dipasang beberapa waktu lalu.

Pemeriksaan berlangsung sekitar pukul 10.00 wib. Dimana, ada 2 orang pengelola atau manajemen yang datang yakni General Manager DNA Fun and MBC Hotel - Lian Sitanggang dan seseorang yang diketahui bernama Doni.

Kepala Satpol PP Pekanbaru, Agus Pramono mengaku, pemanggilan terkait pembukan pol pp line yang dibuka secara sepihak.

Selain itu, pemanggilan juga terkait ada oknum yang mencatut nama kKepala Satpol PP yang meminta transferan uang senilai RP 30 juta agar bisa membuka kembali segel.

"Kita panggil mereka, kita periksa dulu terkait pencabutan Pol PP Line, berkaitan juga dengan pencatutan nama baik saya, katanya kasat yang suruh, kasat minta transfer sejumlah uang," kata Agus.

Pihaknya akan mendalami keterangan dari hasil pemeriksaan dan akan mengumpulkan sejumlah bukti, terkait pencatutan nama baiknya. Tidak menutup kemungkinan, Satpol PP akan melanjutkan permasalahan ke ranah hukum terkait pencemaran nama baik itu.

"Kalau bukti-bukti kita cukup, kita akan teruskan ke ranah hukum, sekarang kita berusaha kumpulkan dulu saksi dan bukti, karena ini menyangkut nama baik saya," tegasnya.

General Manager DNA Fun and MBC Hotel, Lian Sitanggang usai diperiksa mengaku, tidak mengetahui siapa yang merusak Pol PP Line. Pihaknya juga membantah, dugaan pembukaan segel oleh pihak hotel.

"Kami juga tidak tahu siapa yang buka segel, bukan dari pihak kami yang buka," kata dia.

Lian juga mengaku, setelah penyegelan pertama oleh Satpol PP, ada seseorang yang mengaku sebagai Kepala Satpol PP yang menghubungi pihaknya, dengan tujuan meminjam uang dan menawarkan bantuan untuk membuka segel tersebut.

Pihaknya kemudian mengirimkan uang senilai Rp 30 juta. Tahap pertama, pihaknya mengirim uang sebesar Rp10 juta. Kemudian kembali dikirim sebesar Rp20 juta. Mereka mengirim uang sebesar itu ke rekening BCA seseorang atas nama Safinah Hj.

"Ada yang mengaku sebagai kasat nelpon kita, mau pinjam uang dan menawarkan bantuan juga untuk membuka segel, hingga kita transfer sebanyak Rp 30 juta," terangnya.

Lian juga menyebut, sejauh ini izin DNA Fun and MBC Hotel sendiri sudah hampir rampung. Pihaknya juga meminta toleransi dan kebijakan pemerintah daerah, agar hotel bisa kembali beroperasional. BRB

 

Ingin mengirimkan Berita atau Photo menarik di sekeliling anda? kirim Email ke alamat : detakriaunews@gmail.com atau redaksi@detakriaunews.com
( harap cantumkan data diri anda ).

Hosting Unlimited Indonesia