Diduga Ada Kecurangan Pemilu di Mandau, 14 Parpol Minta Digelar PSU

  • DRN
  • 02 Mei 2019, 08:41:41 WIB

Duri, Detakriaunews.com - Lintas Partai Politik (Parpol) yang tergabung dalam 14 Parpol di Kabupaten Bengkalis, Rabu (1/5/19) menggelar konferensi pers terkait kisruh Pemilihan umum (Pemilu)  Legislatif yang telah dianggap sebagai Kejahatan khusus terstruktur oleh salah satu Parpol kontestan Pemilu dan penyelenggara akhirnya berbuntut panjang.

Lintas Parpol di Kabupaten Bengkalis yang diwakili oleh Kaderismanto, Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Hendri MSi, Wakil Sekretaris Dewan Pimpinan Daerah (DPD) I, Partai Golongan Karya (Golkar) Propinsi Riau, Rianto, Wakil Ketua DPD Partai Amanat Nasional (PAN) Propinsi Riau, Jon Hendrizal, Wakil Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Bengkalis, Misliadi, Ketua DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Bengkalis dan Engki Edison, Ketua DPC Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Bengkalis resmi menyurati Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia (KPU RI) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Bengkalis, Gakumdu Bengkalis dan Panwaslu Kecamatan Mandau.

"Kita menemukan bukti bukti kecurangan dalam bentuk C1 dari saksi di TPS diantaranya penggelembungan suara yang cukup ekstrim di 67 TPS dan ada puluhan TPS lagi yang ditemukan teman teman dari Partai lain. Hal ini tentu saja bukan lagi dikategorikan kecurangan, namun Sudah dikatakan Kejahatan pemilu. Untuk itu Kami meminta kepada penyelenggara pemilu agar tegas dalam menjalankan tupoksinya dan kami juga 14 parpol yang tergabung dalam Lintas Parpol telah menyiapkan laporan pidana pemilu kepada Bawaslu dan Gakumdu Bengkalis,"ujar Kaderismanto.

Dikatakan Pimpinan Partai berlambang Banteng moncong putih Propinsi Riau itu, selain melaporkan ke Bawaslu dan Gakumdu Bengkalis, Lintas Parpol juga sepakat melaporkan Kejahatan Pemilu tersebut ke Tingkat pusat, KPU RI, Kapolri, Jaksa Agung dan lainnya agar masalah ini dapat diatasi.

"Kejahatannya sangat jelas seperti yang terjadi pada salah satu Parpol. Pada C1 yang kita temukan, suaranya berjumlah 157, namun setelah kita hitung manual ternyata hanya 85 suara dan banyak kecurangan lagi hingga per TPS kita temukan penggelembungan suara berjumlah ratusan dari seluruh tingkatan pemilihan. Pilpres, DPR RI, DPRD Propinsi dan DPRD Kabupaten. Sungguh luar biasa, anehnya, hanya satu parpol saja yang diuntungkan, "sesalnya.

Senada, Wakil Ketua DPD PAN Propinsi Riau, Rianto meminta kepada Gakumdu serius menjalanti masalah ini. Langkah kedepan, kita akan kumpulkan saksi Partai yang berkebaratan untuk tetap mengawal kotak suara dan menghitung kembali isi kotak suara, berapa banyak penggelembungan suara yang dilakukan salah satu parpol itu dan sebagai bukti untuk pelaporan ke tingkat penegak hukum yang lebih tinggi. Karena untuk pemilu ulang tidak akan mungkin dilakukan.

"Terimakasih sebelumnya kepada penyelenggara Pemilu di Bengkalis ini yang sudah memenuhi permintaan kami membuka telli, menghitung ulang dan membongkar tong. Kami ini orang orang parpol yang ingin pemilu ini jujur dan kami meminta agar parpol yang melanggar aturan main nantinya diberikan tindakan tegas seperti diskualifikasi. Jangan dianggap main main,"pinta rekan sejawat Cawapres 02 ini.

Terpisah, Wakil Ketua DPC Partai Hanura Bengkalis,  Jon Hendrizal ternyata memiliki permintaan Lain ke penyelenggara pemilu di Dapil 4 Bengkalis, pihaknya meminta agar PSU dilakukan dikarenakan telah terang terangan terjadi kejahatan pemilu."Kalau bisa dilakukan PSU, karena terang terangan terbukti adanya kejahatan pemilu, "tegasnya. (Riauterkini.com)

Ingin mengirimkan Berita atau Photo menarik di sekeliling anda? kirim Email ke alamat : detakriaunews@gmail.com atau redaksi@detakriaunews.com
( harap cantumkan data diri anda ).

Hosting Unlimited Indonesia