Jepang Dilanda Topan Terkuat, Kecepatan Capai 172 Km per Jam

  • DRN
  • 05 Sep 2018, 10:32:12 WIB

Osaka,Detakriaunews.com - Badai topan Jebi dilaporkan menghantam wilayah selatan dan tenggara Jepangsejak Selasa 4 September siang, menyebabkan tujuh orang tewas dan 200 orang lainnya luka-luka.

Topan yang disebut terburuk dalam 25 tahun terakhir di Negeri Matahari itu, membawa hujan lebat yang disertai angin dengan kecepatan hingga 172 kilometer per jam.

Di Teluk Osaka, sebagaimana dikutip dari BBC pada Rabu (5/9/2018), topan Jebi dilaporkan menyapu sebuah kapal tanker ke arah jembatan di pinggiran pelabuhan, dan di Kyoto bagian atap stasiun kereta dikabarkan ambruk.

Otoritas setempat memerintahkan lebih dari satu juta orang di daerah-daerah yang terkena bencana untuk mengevakuasi diri, di tengah peringatan gelombang tinggi, banjir dan tanah longsor. Selain itu, topan Jebi juga disebut memutus aliran listrik pada puluhan ribu rumah.

Topan Jebi mendarat pertama kali di pulau Shikoku sekitar tengah hari pada Selasa waktu setempat, dan kemudian pindah ke bagian barat pulau utama Honshu di Jepang.

Badai ini diperkirakan melemah seiring perjalanannya menuju utara, ke wilayah Rusia.

Jebi adalah topan pertama yang digolongkan sebagai "sangat kuat" oleh badan pemerhati cuaca Jepang, di mana melakukan pendaratan di pulau-pulau utama Jepang sejak badai berkekuatan hampir serupa pada 1983 silam, yang membuat puluhan orang tewas atau hilang, laporan kantor berita Kyodo.

 
森山和彦(Kaz) CRAZY@CRAZY904Kaz
 
 

京都駅の天井崩落の瞬間が目の前で。
まさか、、台風の力すごい。気を付けて!!

Hantaman badai juga menyebabkan ratusan jadwal penerbangan, keberangkatan kereta dan feri harus dibatalkan. Banjir menutupi landasan pacu di Bandara Internasional Kansai di Osaka, yang dibangun di atas pulau buatan manusia di sebuah teluk.

Universal Studios Jepang, taman hiburan populer di dekat Osaka, juga ditutup untuk sementara waktu.

Warga Diminta Segra Mengevakuasi Diri

Sebuah truk tergelincir akibat angin topan jebi di jembatan Seto Ohashi di Sakade, Prefektur Kagawa di pulau Shikoku Jepang, (4/9). Topan ini juga mengakibatkan tanah longsor di berbagai tempat. (AFP Photo/Jiji Press)

Perdana Menteri Shinzo Abe mengadakan pertemuan darurat di Tokyo, dan menyerukan kepada masyarakat untuk mengambil tindakan perlindungan, termasuk mempersiapkan dan mengevakuasi dini, sebelum bantuan nasional datang hari ini.

Beberapa rekaman video menunjukkan pendaratan badai memicu ombak raksasa yang menerjang garis pantai, mendorong puing-puing beterbangan ke berbagai sisi pesisir.

Badan pemerhati cuaca Jepang telah memperingatkan kemungkinan tanah longsor, banjir dan angin kencang, serta gelombang tinggi, kilat dan tornado di daerah yang terkena dampak topan Jebi.

Sebagaimana diketahui, Jepang sering dilanda badai besar di saat musim panas, di mana baru kali ini, anomali cuaca yang berkategori sangat ekstrem kembali melanda Negeri Sakura.

Pada bulan Juli, tanah longsor dan banjir besar --yang terburuk dalam beberapa dasawarsa-- disebut menewaskan lebih dari 200 orang, di mana kemudian diikuti oleh gelombang panas yang mematikan. (Liputan6.com)

Ingin mengirimkan Berita atau Photo menarik di sekeliling anda? kirim Email ke alamat : detakriaunews@gmail.com atau redaksi@detakriaunews.com
( harap cantumkan data diri anda ).

Hosting Unlimited Indonesia