Kejari Pekanbaru Eksekusi Terpidana Kasus Pengrusakan Kebun Sawit

  • DRN
  • 01 Agu 2019, 15:03:24 WIB

Pekanbaru, detakriaunews.com - Hukuman percobaan yang dijatuhkan Pengadilan Negeri (PN) Pekanbaru terhadap Abdul Kadir alias Bacok, tak bertahan lama. Pengadilan Tinggi (PT) Riau dan Mahkamah Agung (MA) RI mengabulkan permohonan banding dan kasasi jaksa penuntut.

Tak ayal, pria berusia 67 tahun yang menjadi terpidana atas kasus pengrusakan lahan itupun di eksekusi jaksa untuk menjalani masa hukuman. 

Bacok yang datang secara korporatif memenuhi panggilan jaksa Kejaksaan Negeri (Kejari) Pekanbaru pada Rabu (31/7/19) sore, langsung dibawa ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Pekanbaru.

" Kemarin sore, kita melakukan eksekusi terhadap terpidana perkara pengrusakan lahan atas nama Abdul Kadir alias Bacok," ujar Kepala Kejari Pekanbaru, Suripto Irianto SH melalui Kasi Pidum, Roby Hariyanto SH, kepada riauterkini.com, Kamis (1/8/19) pagi.

Dikatakan Roby, berdasarkan salinan putusan kasasi MA yang kita terima. Abdul Kadir divonis selama 8 bulan penjara. Ia dinyatakan terbukti melanggar Pasal 406 ayat 1 Jo Pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHPidana, tentang pengrusakan barang secara bersama sama," ucap Roby.

Sementara itu, jaksa penuntut Wilsa Iriani SH dan Pince SH, selaku jaksa yang menyidangkan perkara tersebut mengatakan, jika pihaknya (Kejari) mengajukan banding dan kasasi. Setelah pihak pengadilan menjatuhkan hukuman selama satu tahun percobaan. 

Dijelaskan Wilsa, perkara pengrusakan yang dilakukan terpidana secara bersama sama itu terjadi pada Sabtu tanggal 19 Des 2015 lalu. Dimana terdakwa bersama dua rekannya merusak lahan tanaman kelapa sawit milik Satimin di Jalan Guru RT 001/15, Kelurahan Tangkerang, Marpoyan damai Pekanbaru.

Atas pengrusakan yang dilakukan terpidana ini. Satimin mengalami kerugian Rp 500 juta.(Riauterkini.com)

Ingin mengirimkan Berita atau Photo menarik di sekeliling anda? kirim Email ke alamat : detakriaunews@gmail.com atau redaksi@detakriaunews.com
( harap cantumkan data diri anda ).

Hosting Unlimited Indonesia