Lagi, Cabe Merah Penyumbang Inflasi di Riau

  • DRN
  • 02 Sep 2019, 15:35:28 WIB

Pekanbaru, Detakriaunews.com - Jika pada bulan Juli lalu Riau mengalami inflasi sebesar 0,79 persen, hal yang sama juga kembali terjadi  pada bulan agustus 2019. Kali ini, Riau kembali mengalami inflasi sebesar 0,22 persen akibat mahalnya harga cabe merah.

Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik Riau, Provinsi Rau mengalami inflasi sebesar 0,22 persen sepanjang bulan Agustus lalu. Adapun komoditi yang menjadi penyumbang angka inflasi yakni cabe merah, tarif atau biaya sekolah, emas dan buncis.

Kepala BPS Riau/ Misfaruddin mengungkapkan, harga cabe merah selalu menjadi penyumbang inflasi yang cukup tinggi sejak 3 bulan terakhir. Pasalnya, harga cabe merah masih berada dikisaran angka 70-80 ribu rupiah per kilogram. Kondisi ini, jelas cukup berdampak terhadap nilai inflasi di Riau.

“Sejak beberapa bulan terakhir, harga cabe merah selalu menjadi sumber penyumbang inflasi terbesar. Ini disebabkan, karena masih mahalnya harga cabe merah di Riau. Cabe kita ini dipasok dari daerah lain, sehingga kita sangat bergantung. Kita sudah sampaikan hal ini kepada Pemprov Riau sebagai masukan, namun kewenangan seprnuhnya tetap berda di mereka,” ungkap Misfaruddin kepada Detakriaunews.com, Senin (02/09).

Guna menekan angka inflasi di Riau, Pemerintah Provinsi Riau diminta untuk melakukan swasembada pangan sehingga tidak bergantung dengan daerah lain. Pemprov Riau diminta untuk gencar melakukan edukasi, sekaligus memberikan bantuan modal usaha kepada para petani di Riau. BRB

Ingin mengirimkan Berita atau Photo menarik di sekeliling anda? kirim Email ke alamat : detakriaunews@gmail.com atau redaksi@detakriaunews.com
( harap cantumkan data diri anda ).

Hosting Unlimited Indonesia