Mau Mudik, Lakukan 5 Hal Ini Sebelum Tinggalkan Rumah

  • DRN
  • 31 Mei 2019, 20:07:31 WIB

Detakriaunews.com - Jika kamu dan seluruh keluarga berencana mudik dalam waktu lama, jangan meninggalkan rumah begitu saja dalam keadaan kosong. Berikut lima hal yang penting dilakukan sebelum mudik.

Sejak Rabu (29/5/2019) kemarin warga yang tinggal di ibukota sudah mulai melakukan perjalanan mudik. Mudik memang sudah jadi tradisi bagi sebagian besar masyarakat Indonesia yang merayakan Idul Fitri. Ada yang hanya mudik sebentar, banyak pula yang menghabiskan waktu satu hingga dua minggu di kampung halaman. 

Jika kamu dan seluruh keluarga berencana mudik dalam waktu lama, jangan meninggalkan rumah begitu saja dalam keadaan kosong. Rumah yang tak berpenghuni rentan menjadi sasaran para maling, pencuri dan perampok. Kamu tentunya tidak mau begitu selesai mudik mendapati isi rumah sudah ludes. Oleh karena itu, penting untuk melakukan lima hal ini sebelum mudik:
1. Minta Bantuan Tetangga, Teman atau Kerabat Dekat

Cara paling praktis agar kamu dan keluarga merasa aman meninggalkan rumah saat mudik, adalah dengan menitipkannya pada teman, kerabat dekat atau tetangga yang sudah dipercaya. Minta tolong mereka untuk mengecek keadaan rumah kamu setiap hari, mulai dari memberi makan hewan peliharaan (jika punya), menyiram tanaman, dan sebagainya. 

Jika ada mobil, berikan dia kunci mobil dan kamu bisa menitipkan mobil di rumahnya. Berikan juga nomor telepon dan alamat tempat tinggal selama kamu mudik agar teman atau kerabat yang sudah dipercaya mudah menghubungi jika ada sesuatu yang darurat. Jangan lupa memberikan orang yang sudah menjaga rumah kamu kompensasi, misalnya oleh-oleh dari tempat mudik atau uang tanda terima kasih.

2. Tak Perlu Umbar Rencana Mudik di Internet

Jika kamu terbiasa memposting semua kegiatan di Facebook, Twitter atau situs sosial media lainnya, sebaiknya tahan keinginan itu ketika mudik bersama seluruh anggota keluarga. Anonimitas dunia internet membuat kita dengan mudah berbagi informasi pribadi tanpa menyadari, mungkin ada ratusan orang asing di luar sana yang mengintai kamu di dunia maya. Ketika tahu tidak ada satupun orang, rumah kamu pun bisa menjadi sasaran empuk para maling.

Tak perlu mengumumkan ke publik bahwa kamu akan pergi keluar kota bersama seluruh keluarga selama dua minggu apalagi sampai menjelaskan secara detail di Twitter atau Facebook. Terutama jika informasi itu bisa dilihat semua orang karena kamu tidak menggunakan fitur `protect`. Berhati-hati juga saat meninggalkan pesan di mesin penjawab atau voice mail telepon rumah. Jangan mengatakan kalau kamu sekeluarga sedang pergi, cukup katakan bahwa kamu tidak bisa menjawab telepon sekarang. 

3. Jangan Tutup Tirai Jendela

Sebelum pergi mudik, biasanya kamu akan menutup tirai jendela untuk mencegah orang mengintip dari luar dan berbuat jahat. Tapi tak hanya orang jahat, tirai yang tertutup juga menghalangi orang-orang yang berniat membantu --tetangga, satpam, teman, polisi-- untuk memeriksa keadaan dalam rumah kamu. Seperti dikutip dari The Independent, tirai yang tertutup selama lebih dari tiga hari juga mengindikasikan rumah tersebut kosong sehingga bisa mengundang kriminal untuk masuk. Sebaiknya biarkan tirai jendela sedikit terbuka seperti kamu sedang di rumah. Tapi sebelumnya pindahkan dulu barang-barang berharga atau elektronik dari tempat yang mudah terlihat dari jendela luar. Simpan di kamar atau ruangan lain yang sulit terjangkau pandangan mata dari luar.

4. Matikan Lampu

Banyak orang menyarankan untuk menyalakan lampu ketika meninggalkan rumah kosong dalam waktu lama. Tujuannya, agar terkesan seperti ada orang di dalam rumah. Tapi cara ini hanya akan membuat tagihan listrik kamu membengkak dan tentunya tidak mendukung gerakan ramah lingkungan. Hitung saja berapa energi yang terbuang sia-sia selama lampu tersebut dinyalakan dalam waktu lama. Ditambah lagi, lampu yang menyala tidak akan menjamin rumah kamu terlihat ada orang di dalamnya. Rumah yang terang benderang di malam hari, akan terasa aneh (bagi para pencuri dan maling) bukan?

Akan lebih baik jika kamu memasang pengatur waktu yang bisa mematikan dan menyalakan lampu secara otomatis. Beberapa toko perkakas dan perangkat rumah modern sudah menyediakan timer seperti ini. Tak ada salahnya mengeluarkan biaya sedikit lebih mahal demi keamanan rumah kamu. Selain itu, kamu juga bisa hemat energi.

5. Cabut Steker Listrik

Matikan dan cabut steker listrik televisi, komputer, oven atau perangkat elektronik lain untuk menghindari kenaikan daya listrik yang bisa menyebabkan korsleting. Mencabut steker listrik juga salah satu langkah untuk hemat energi. Asal kamu tahu, banyak perangkat elektronik yang tetap menyedot daya listrik meskipun sudah dimatikan, karena stekernya tidak dicabut. (Detik.com)

Ingin mengirimkan Berita atau Photo menarik di sekeliling anda? kirim Email ke alamat : detakriaunews@gmail.com atau redaksi@detakriaunews.com
( harap cantumkan data diri anda ).

Hosting Unlimited Indonesia