Nenek 80 Tahun Yang Tenggelam di Sungai Kuantan Akhirnya Ditemukan

  • DRN
  • 11 Feb 2019, 17:58:55 WIB

Detakriaunews.com - Hasanah, nenek 80 tahun yang diinformasikan hilang tenggelam di Sungai Kuantan pada Jumat (8/2/2019) kemarin, akhirnya ditemukan.

Dia ditemukan dalam kondisi tak bernyawa, dalam operasi SAR hari keempat yang dilaksanakan tim gabungan.

Senin pagi ini, tim bergerak pada pukul 06.15 WIB.

Tim melaksanakan pencarian di sekitar lokasi kejadian ke arah hilir, sekitar 35 kilometer sesuai rencana operasi.

Sekitar pukul 09.00 WIB, korban ditemukan oleh warga di Kecamatan Inuman dalam kondisi sudah meninggal dunia.

"Jaraknya sekitar 81 kilometer dari lokasi kejadian. Korban langsung dievakuasi oleh tim SAR gabungan ke Puskesmas Desa Hinuman," terang Kepala Basarnas Pekanbaru Gede Darmada.

Adapun unsur yang terlibat dalam pencarian yaitu pihak Kecamatan Kuantan Mudik, Polsek Kuantan Mudik, Dinas Sosial, dan masyarakat setempat.

"Dengan ditemukannya korban maka instansi yang terlibat kembali ke tempat masing-masing. Operasi SAR dinyatakan ditutup," tandasnya.

Diberitakan sebelumnya, seorang wanita lanjut usia (lansia) bernama Hasanah (80), diinformasikan hilang tenggelam di Sungai Kuantan Mudik, Desa Pebaun Hulu, Kecamatan Kuantan Mudik, Kabupaten Kuantan Singingi.

Humas Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Pekanbaru, Kukuh Widodo menjelaskan, korban dinyatakan hilang sejak Jumat (8/2/2019) sore kemarin.

Kronologisnya, korban ketika itu pergi ke pinggir sungai, yang tidak jauh dari rumahnya.

Anak laki-laki korban, ketika itu sempat melihat korban dari rumahnya yang berada di seberang sungai.

Sang anak mengira jika ibunya tersebut hendak mandi. Dia pun kembali masuk ke rumah.

Selang 10 menit, anak laki-laki korban melihat kembali ke tepian sungai, tempat korban berada sebelumnya.

Namun korban sudah tak kelihatan lagi. Karena curiga dia pun bergegas menyeberang sungai untuk mengecek.

"Sesampainya di seberang, dia mendapati ibunya (korban) tidak di tempat lagi. Hanya ada kainnya. Selanjutnya hal tersebut dilaporkan ke Kepala Desa Pebaun Hulu, bapak Refnaldi. Bersama warga lain yang juga mengetahui hal itu, upaya pencarian terhadap korban dilakukan," katanya.

Selang beberapa jam melakukan pencarian, ternyata tak membuahkan hasil.

"Kepala Desa lalu melaporkan kejadian itu ke Basarnas Pekanbaru, sekitar pukul 21.20 WIB," lanjut Kukuh.

Dia menambahkan, sekitar pukul 21.45 WIB, tim rescuer Basarnas Pekanbaru dengan menggunakan peralatan lengkap berangkat menuju ke lokasi.

"Adapun peralatan yang dibawa diantaranya rescue D-Max, rubber boat, peralatan selam 2 set, alat komunikasi, navigasi, serta peralatan medis," bebernya. (Tribunpekanbaru.com)

Ingin mengirimkan Berita atau Photo menarik di sekeliling anda? kirim Email ke alamat : detakriaunews@gmail.com atau redaksi@detakriaunews.com
( harap cantumkan data diri anda ).

Hosting Unlimited Indonesia