Perda Budaya Integritas, Disahkan Dalam Waktu Dekat

  • DRN
  • 14 Mei 2019, 14:43:58 WIB

Pekanbaru, Detakriaunews.com - Pansus DPRD Riau saat ini tengah melakukan finalisasi  Rancangan peraturan daerah (Ranperda) Budaya inetegritas yang diajukan pihak ekesektuif pemerintah provinsi Riau.

Anggota pansus Ranperda Budaya Integritas Taufik Arrakhman mengatakan, sasaran ranperda tersebut itu akan menjadikan Integritas pegawai negri yang ada di Pemerintah Provinsi Riau semakin lebih baik lagi kedepannya.

"Budaya integritas tercipta pada saat setiap orang di tempat kerja bertanggung jawab dengan jujur atas kontribusi, kinerja, produktivitas, etika, tata krama, sopan-santun; kepatuhan pada aturan, kebijakan, sistem, dan kepemimpinan," Ujarnya.

Dalam penyelesaian ranperda ini, pihak pansus sendiri telah melakukan kunjungan kerja ke instansi-instansi yang telah menerapkan integritas dilingkungan kerjanya.

"Ada beberapa tempat kita melakukan studibanding seperti disalah satu kementrian,mereka sudah membangun budaya berintegritas dilingkungan kerja mereka,karna yang kita atur ini nanti sudah menjadi budaya dan kebiasaan,"paparnya.

Oleh sebab itu pihaknya berharap agar Gubernur Riau sebagai pembina dapat menerapkannya,sehingga ASN bisa menjalankan fungsinya untuk melayani masyarakat.

"Pansus ini termasuk pansus paling berat,karna merubah watak seseorang,tentu hal ini membutuhkan waktu yang lama,oleh karena itu,butuh kerjasama semua pihak agar hal ini dapat direalisaakkan di Riau,"imbuhnya

Menurut politisi Gerindra Riau ini,jika hal tersebut dilakukan setiap individu terbiasa dan memiliki keyakinan untuk bertanggung jawab penuh atas tindakan, serta menerima apapun konsekuensinya dengan ikhlas. Semua orang terpanggil rasa tanggung jawabnya untuk menjadikan tempat kerja harmonis, bahagia, kreatif, damai, jujur, etis, dan saling melayani dengan hati yang jujur.

"Budaya integritas mengekspresikan perilaku jujur, etis, bertanggung jawab, andal, kreatif, produktif, berkinerja, serta menjalankan pekerjaan sesuai aturan dan prosedur. Ini semua terjadi secara kolektif, dan terlihat di dalam kolaborasi kerja, yang mempercepat proses kerja dari kesadaran dan rasa tanggung jawab masing-masing orang,"tuturnya

Integritas lahir dari mental dan pola pikir yang menunjukkan minat untuk kehidupan yang jujur, ikhlas, bertanggung jawab, dan berkinerja tinggi.

"Budaya integritas menciptakan energi kolektif dari perilaku kerja yang jujur, terbuka, adil, bertanggung jawab, melayani, berkinerja, produktif, etis, serta taat aturan dan hukum,"imbuhnya.

Lebih lanjut dikatakannya,setiap individu terlibat untuk menciptakan kepastian proses kerja, menciptakan hubungan kerja yang harmonis melalui kolaborasi yang saling membantu dan bergotong royong,serta menjauhkan diri dari perilaku yang dikendalikan oleh ego dan kepentingan sempit. Dampaknya, lingkungan kerja menjadi lebih menyenangkan dan positif, sehingga stres berkurang dan kebahagiaan mengisi hari-hari kerja setiap orang.Ketika stres di tempat kerja berkurang, maka waktu dan sumber daya dapat dimanfaatkan secara optimal untuk pencapaian kinerja tertinggi.

"Semua orang hanya fokus untuk menjadi produktif dan memberikan nilai tambah lebih, mereka hidup dalam budaya realistis dan harapan untuk mencapai lebih. Mereka menjadi sangat percaya diri dan bermental pemenang. Mereka menatap visi sambil bekerja keras menyempurnakan misi dan tujuan sehari-hari. Mereka sadar untuk menerima integritas sebagai kekuatan yang mengarahkan mereka untuk bergerak menuju masa depan dengan ikhlas dan bahagia,"paparnya.

Jadi, integritas menjadi obat anti stres. Integritas membuat orang menjadi jujur dengan hidupnya, kerjanya, hubungannya dengan orang lain, dan dirinya sendiri. Dalam budaya integritas, karyawan tidak terjebak dan berpolemik pada apa yang sudah terjadi, mereka fokus bekerja untuk menemukan solusi, tidak saling menyalahkan.

Setiap orang saling berkontribusi untuk mendapatkan hasil yang ditargetkan; setiap orang berbagi peran dan fungsi tanpa melibatkan ego sektoral dan ego pribadi. Dan ini semua yang menjadi penyebab bahagia, serta penyebab turunnya tingkat stres di tempat kerja.

"Integritas menjadikan seseorang jujur terhadap dirinya sendiri. Dia sadar dan tahu tentang konsep diri yang benar, lalu menjadi arsitek yang merancang jati dirinya untuk dapat menangani kepercayaan yang diberikan oleh perusahaan kepadanya, dengan penuh tanggung jawab dari kemampuan yang dia miliki,"

Menurutnya,budaya integritas mengekspresikan perilaku jujur, etis, bertanggung jawab, andal, kreatif, produktif, berkinerja, serta menjalankan pekerjaan sesuai aturan dan prosedur. Ini semua terjadi secara kolektif, dan terlihat di dalam kolaborasi kerja, yang mempercepat proses kerja dari kesadaran dan rasa tanggung jawab masing-masing orang. Integritas lahir dari mental dan pola pikir yang menunjukkan minat untuk kehidupan yang jujur, ikhlas, bertanggung jawab, dan berkinerja tinggi. (ADV/DPRDRIAU/DP)

Ingin mengirimkan Berita atau Photo menarik di sekeliling anda? kirim Email ke alamat : detakriaunews@gmail.com atau redaksi@detakriaunews.com
( harap cantumkan data diri anda ).

Hosting Unlimited Indonesia