Polres Bengkalis Proses 5 Perkara Kebakaran Lahan

  • DRN
  • 13 Agu 2019, 17:27:11 WIB

Bengkalis, detakriaunews.com - Terjadinya kebakaran lahan (Karla) gambut yang terjadi sejak Februari hingga Agustus 2019 ini, Kepolisian Resor (Polres) Bengkalis sedang melakukan penyidikan 5 perkara. Dan terakhir beberapa hari lalu, satu tersangka diamankan di Desa Buluh Apo, karena diduga membuka lahan dengan cara dibakar dan mengakibatkan Karla meluas. 

"Terkait terjadinya Karla di daerah kita, ada 5 perkara yang sedang ditangani saat ini. Sejak Februari hingga sekarang dan kita sedang memprosesnya. Terakhir beberapa hari yang lalu pengungkapan di Desa Buluh Apo, Kecamatan Pinggir, menetapkan satu tersangka," ungkap Kapolres Bengkalis AKBP Yusup Rahmanto, S.I.K, MH kepada sejumlah awak media, Senin (12/8/19) kemarin. 

Tersangka yang diamankan juga ada dari Kecamatan Rupat, Pinggir, Bathin Solapan, Kecamatan Bantan. Termasuk tersangka yang sempat melarikan diri dan sudah berhasil diamankan petugas. 

Kapolres AKBP Yusup berharap dalam upaya penegakan hukum ini memberikan efek jera kepada masyarakat atau siapapun yang membuka lahan dengan dibakar kemudian meluas. Sehingga mengakibatkan dampak negatif yang besar. 

"Bahwa jangan membuka lahan dengan cara membakar. Imbauan sudah sering kita sampaikan melalui Babinkamtibmas, Babinsa, kepala desa dan lainnya kepada masyarakat. Tetapi ternyata masih ada juga aksi membuka lahan dengan dibakar dan mengakibatkan kebakaran yang meluas sehingga harus diproses hukum," tutup Kapolres.(Riauterkini.com)

Ingin mengirimkan Berita atau Photo menarik di sekeliling anda? kirim Email ke alamat : detakriaunews@gmail.com atau redaksi@detakriaunews.com
( harap cantumkan data diri anda ).

Hosting Unlimited Indonesia