Sayed Junaidi Tak Kunjung Dilantik, Hanura Riau Merasa Dirugikan

  • DRN
  • 03 Okt 2018, 11:34:07 WIB

Pekanbaru, Detakriaunews.com - Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Riau merasa dirugikan dengan sikap DPRD Riau, yang terkesan memperlambat proses Pengganti Antar Waktu (PAW) salah seorang anggotanya terdahulu yakni Muhammad Adil.

Melalui kuasa hukum Hanura Riau, Dirzy Zaidan menjelaskan, masalah keabsahan atas dualisme partai Hanura yang pernah terjadi tidak seharusnya menjadi alasan DPRD Riau untuk memperlambat proses PAW.

"Kita heran dengan proses yang dilakukan oleh pihak DPRD Riau. Bukankah kita sudah ajukan SK yang disahkan Kemenkumham sebelumnya. Padahal, proses PAW kabupaten/kota bisa dilakukan namun mengapa di DPRD Riau jadi berbeda prosesnya," ujarnya.

Dirzy meyakini, apa yang dilakukan pihak DPRD ke Kemenkumham saat ini bukan konsultasi melainkan ada kesengajaan yang dilakukan untuk memperlambat proses PAW bagi Hanura.

"Kalau memang konsultasi, sehari siap. Tidak menunggu lama seperti ini. Ini sangat merugikan Partai Hanura. Kami melihat yang dilakukan itu bukan konsultasi, tapi ada kesengajaan," ungkapnya.

Seperti diketahui,s alah seorang anggota DPRD Riau dari Partai Hanura - Muhammad Adil telah mengundurkan diri dari jabatannya karena loncat partai pada Pemilu 2019 mendatang dan yang menjadi PAW-nya yakni Sayed Junaidi Rizaldi.

Namun sampai saat ini, belum ada proses PAW dilaksanakan pihak DPRD Riau, karena masih menunggu surat balasan dari Kemenkumham terkait dualisme Partai Hanura. DP

Ingin mengirimkan Berita atau Photo menarik di sekeliling anda? kirim Email ke alamat : detakriaunews@gmail.com atau redaksi@detakriaunews.com
( harap cantumkan data diri anda ).

Hosting Unlimited Indonesia