Selalu Kekurangan Murid, Pemko Pekanbaru “Margerkan” Sekolah Dasar

  • DRN
  • 12 Jul 2019, 19:36:53 WIB

Pekanbaru, Detakriaunews.com - Banyaknya keluhan masyarakat terkait sistim zonasi sekolah, membuat Walikota Pekanbaru angkat biacara. Selain berencana untuk melakukan marger atau penggabungan sekolah ditingkat Sekolah Dasar, kedepannya sistim zonasi di Pekanbaru juga akan dievaluasi.

Jika sebagian besar orangtua di Pekanbaru mengeluhkan susahnya untuk masuk ke sebuah sekolah milik pemerintah, namun tidak dengan sejumlah Sekolah Dasar yang ada di Pekanbaru. Pasalnya, pihak sekolah selalu kekurang jumlah peserta didik baru setiap tahunnya.

Walikota Pekanbaru, Firdaus MT mengatakan, terhitung sejak tahun ajaran baru sekolah, Pemko Pekanbaru melalui Dinas Pendidikan Pekanbaru telah melakukan marger atau penggabungan 2 sekolah menjadi satu. Hal ini bertujuan, agar seluruh sekolah memiliki jumlah peserta didik yang seimbang.

“Sudah ada beberapa Sekolah Dasar di Pekanbaru yang kita margerkan seperti yang ebarda di Jalan A. Yani Pekanbaru misalnya. Terlebih lagi sejak diterapkannya sistim zonasi, sekolah selalu kekurangan peserta didik baru karena tidak masuk ke dalam zonasi sekolah,” ungkap Firdaus MT kepada Detakriaunews.com, Jumat 12/07.

Program marger sekolah dasar tersebut, saat ini memang fokas dilaksanakan di Kecamatan Sukajadi dan Pekanbaru Kota. Pasalnya, kedua kawasan tersebut memiliki banyak sekolah namun jumlah peserta didik yang sedikit setiap tahunnya. BRB

Ingin mengirimkan Berita atau Photo menarik di sekeliling anda? kirim Email ke alamat : detakriaunews@gmail.com atau redaksi@detakriaunews.com
( harap cantumkan data diri anda ).

Hosting Unlimited Indonesia