Tak Jadi Naik, Sandiaga: Khawatir Terjadi Kelangkahan Premium

  • DRN
  • 11 Okt 2018, 17:35:07 WIB

Cirebon, Detakriaunews.com - Pemerintah sempat menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) Premium, namun akhirnya dibatalkan, Rabu (10/10/2018). Menurut Sandiaga Uno kebijakan ini bisa berdampak pada kelangkaan pasokan BBM. Dampaknya, kata Sandiaga, permintaan Premium akan melonjak yang ujungnya bisa memicu kelangkaan.

"Beruntung Premium kenaikannya ditunda, tapi kami khawatir Kalau terjadi kelangkaan, maka akan menimbulkan tekanan, khususnya pelaku UKM. Pabrik-pabrik dan UKM ini terancam karena biaya operasinya yang terus meningkat," kata Sandiaga, yang juga calon Wakil Presiden, usai memberikan pelatihan Oke Oce di Andulus City, Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon, Jawa Barat, Kamis (11/10/2018). 

Menurut Sandi ekonomi Indonesia saat ini sedang tertekan lonjakan harga minyak dunia. Suka tidak suka, kondisi ini harus diikuti kebijakan menyesuaikan harga BBM.

Selain itu, Sandiaga menegaskan, kebijakan menaikkan harga BBM sebagai langkah konkret yang harus diambil, dan jangan dicampur aduk dengan urusan politik.

"Enam sampai tujuh bulan ke depan harus ada langkah konkret. Jangan sampai karena ini musim politik, kebijakan yang baik ditunda. Pisahkan dulu proses politiknya. Kita harus duduk bersama menyikapi hal ini," kata pria yang akrab disapa Sandi itu.

Saat ini kenaikan harga baru terjadi pada BBM non penugasan yaitu Pertamax menjadi Rp 10.400/liter, Pertamax Turbo Rp 12.250/liter, Dexlite Rp 10.500/liter, dan Pertamina Dex Rp 11.850/liter. (Detik.com)

Ingin mengirimkan Berita atau Photo menarik di sekeliling anda? kirim Email ke alamat : detakriaunews@gmail.com atau redaksi@detakriaunews.com
( harap cantumkan data diri anda ).

Hosting Unlimited Indonesia