Viral ! Seorang Mahasiswa Tewas Terseret Truk Sampah dan Anehnya Didalam Tasnya Ditemukan Kain Kafan

  • DRN
  • 13 Agu 2019, 16:03:25 WIB

Detakriaunews.com - Firasat atau pertanda, kadang-kadang bisa datang dan terjadi untuk kejadian yang akan datang.

Kabar seorang pemuda meninggal dunia setelah diseret truk sampah sejauh lima meter, belum lama ini viral di Instagram.

Di Jalan Tamangapa Antang, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, kejadian ini terjadi. 

Diunggah di Instagram @makassar_iinfo pada Sabtu (10/8) kemarin, pemuda bernama Wahyuda itu adalah seorang mahasiswa baru di kampus STIBA Makassar.

Menurut keterangan, korban tewas dengan posisi kepala dan dada terinjak ban truk sampah yang melaju cukup kencang.

Walau begitu, setelah helm korban dibuka, disebutkan bahwa tidak bekas luka sedikit pun.

Korban hanya mengalami memar di bagian pipi.

Tak hanya itu, korban juga sempat tersenyum sebelum kemudian tidak sadarkan diri.

Yang juga menjadi perhatian adalah ditemukannya kain kafan di tas korban yang ternyata juga merupakan seorang hafiz itu.

Walau demikian, belum diketahui apa alasan korban menyimpan kain kafan di dalam tas yang ia bawa.

Begini keterangan dalam postingan tersebut:

"Ketika yang lain menyiapkan pakaian lebaran, pemuda yang juga hafidz 30 juz ini siapkan kain kafan.

Malam ini pria tersebut meninggal dunia usai terseret mobil truck di Jalan Tamangapa Antang Makassar.

saat diperiksa tasnya, ditemukan kain kafan.

Beliau bernam: Wahyuda, dirinya tercatat sebagai mahasiswa baru di kampus Stiba Makassar."

Tak lama kemudian, orang-orang pun berbondong-bondong membanjiri kolom komentar unggahan tersebut.

"Meninggal dunia tertabrak truk pengangkut sampah, beliau sepulang berbuka puasa Arafah di DPP Wahdah islamiyah," komentar akun Intagram @nisaajafar.

"ngilu dengar kronologis tabrakannya tapi alhamdulillah meninggalnya dg khusnul khotimah tersenyum dan udh siap bawa kain kafan masyallah," komentar akun Instagram @mginayahh.

"Teman kami di stiba Makassar dan sama2 maba,org Kolaka, dan beliau hafidz 30 juz al Qur`an, dan pernah di Hidayatullah kolaka smp, trus ke 77 Kajuara Bone,dan sempat ke Tahfidz Bogor kemudian lanjut di stiba, beliau tdo baru menyelesaikan puasa Arafah dan ingin mengejar waktu isya di kampus, kain kafan adalah sebuah ingatan beliau untuk kematian, insyaallah surga bagi beliau," komentar akun Instagram @badrul_muhayyat_thohir.(Tribunpekanbaru.com)

Ingin mengirimkan Berita atau Photo menarik di sekeliling anda? kirim Email ke alamat : detakriaunews@gmail.com atau redaksi@detakriaunews.com
( harap cantumkan data diri anda ).

Hosting Unlimited Indonesia