Wisuda 245 Mahasiswa, UMRI Dilirik Majelis Dikti Litbang PP Muhammadiyah

  • DRN
  • 29 Jun 2019, 15:58:28 WIB

Pekanbaru, Detakriaunews.com - Universitas Riau Muhammadiyah Riau (UMRI) menggelar acara Sidang Senat Terbuka  Wisuda ke-XVI, bertempat di kampus 2 Jalan Tuanku Tambusai, Sabtu (29/06). Kali ini, ada sebanyak 245 wisudawan/ti untuk program Sarjana dan Diploma III yang di wisuda sehingga menarik perhatian dari Majelis Dikti Litbang PP Muhammadiyah.

Seperti biasa, para wisudawan dan wisudawati UMRI menggunakan toga khusus bermotifkan songket melayu dengan sejumlah warna mencolok dan unik. Sedangkan untuk kostum panitia dan para pegawai, menggunakan pakaian khas melayu yang lengkap dengan tanjak. Dimana, penggunaan toga bercorak melayu melambangkan bahwa para lulusan Umri siap memberikan kontribusi bagi perkembangan dan pembangunan daerah.

Perwakilan Majelis Dikti Litbang PP Muhammadiyah, Widodo Muktiyo mengatakan, meski usia UMRI terbilang masih muda namun perkembangannya sangat bagus karena telah meraih akreditasi B. Bahkan UMRI kini bisa bersaing dengan 166 perguruan tinggi Muhammadiyah lainnya, yang tersebar seluruh Indonesia. 

"UMRI saat ini menjadi sorotan Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah, karena perkembangannya yang cukup pesat. Dirinya berharap, UMRI bisa berkembang menjadi sebuah universitas yang makin diminati masyarakat. Terlebih lagi, banyak fasilitias baru yang dibangun setiap tahunnya," ungkap Widodo kepada Detakriaunews.com, Sabtu (29/08).

Rektor UMRI, Mubarak mengatakan, jika dibandingkan dengan perguruan tinggi lainnya, UMRI memiliki sebuah kelebihan yakni hadirnya Fakultas Ilmu Komunikasi (Fikom). Pasalnya, hanya ada 2 perguruan tinggi di Indonesia yang memiliki Fikom yakni UMRI dan Unpad.

"Dari 177 dosen UMRI, hanya ada sekitar 10 orang dosen yang meraih gelar Doktor. Rencananya pada tahun ini, hampir 1/3 dosen UMRI akan melanjutkan program studi S3 sehingga kebutuhan akan SDM terpenuhi. Selain SDM, pembangunan sejumlah ruang belajar juga akan terus digesa hingga tahun 2020 mendatang. Bahkan kita satu-satunya universitas di sumatera yang memiliki fakultas Ilmu Komunikasi karena yang lainnya hanya prodi," beber Mubarak.

Salah seorang wisudawati UMRI, Desy Gustiani jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknik UMRI mengaku, banyak pengalaman berharga yang dimiliki selama duduk di bangku kuliah termasuk program student exchange (pertukaran pelajar) ke kampus UTM. Selain bertukar pengalaman, dirinya juga belajar tentang alternatif proses materi implan dinamic compression plate (DCP) yang banyak dipergunakan untuk bidang kedokteran.

"Program student exchange yang diadakan UMRI, melalui proses seleksi yang ketat. Hal tersebut seperti mimpi, karena berkat kuliah di UMRI bisa jalan-jalan ke luar negeri karena selama ini tidak pernah pergi ke luar negeri. Selama 2 minggu di Malaysia, banyak pengalaman berkesan yang dirasakan salah satunya budaya belajar yang kuat dan penggunaan bahasa inggris," ungkap Desi.

Diusianya yang kini menginjak angka 11 tahun, UMRI berharap bisa menjadi perguruan tinggi primadona dan favorite di Riau. Bahkan nanti pada bulan Oktober mendatang, UMRI kembali berencana untuk melaksanakan kegiatan wisuda kedua tahun ajaran 2018-2019. BRB

Ingin mengirimkan Berita atau Photo menarik di sekeliling anda? kirim Email ke alamat : detakriaunews@gmail.com atau redaksi@detakriaunews.com
( harap cantumkan data diri anda ).

Hosting Unlimited Indonesia