Wujudkan Suistainable Development Goals, CIMSA Sahkan 8 Kebijakan

  • DRN
  • 02 Feb 2019, 16:36:45 WIB

Pekanbaru, Detakriaunews.com - Sebagai sebuah organisasi mahasiswa kedokteran tertua, Center For Indonesian Medical Students Activities (CIMSA) terus berperan aktif dalam membantu pemerintah dalam menurunkan masalah kesehatan yang terjadi di Indonesia. Melalui kegiatan National Leadership Summit 2019 yang dilaksanakan di Riau, ratusan anggota CIMSA menyatakan 8 isu kebijakan terkait Suistainable Development Goals (SDGs).

National Leadership Summit kali ini mengangkat tema Empowering Youth in Leading Movements Towards. Melalui tema pada National Leadership Summit tahun ini, diharapkan akan memperjelas posisi dan peran CIMSA, dalam melaksanakan proses advokasi sekaligus sebagai cara untuk mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs).

Dalam kegiatan konfrensi press CIMSA bersama sejumlah insan media di Pekanbaru, hadir Wakil Dekan Fakultas Kedokteran UR - dr Arfianti selaku tuan rumah, President CIMSA - Nurul Gina Fadillah serta Jannatiah selaku Vice President of Event Affairs CIMSA. Kehadiran CIMSA bertujuan untuk memberdayakan mahasiswa kedokteran Indonesia, dalam meningkatkan kesehatan di Indonesia.

CIMSA memiliki 8 standing committees terkait dengan isu kesehatan yaitu Sexual and Reproductive Health including HIV/Aids, Public Health, Medical Education, Human Right and Peace, Research Exchange dan Professional Exchange.

President CIMSA, Nurul Gina Fadillah mengatakan, melalui kegiatan National Leadership Summit 2019 ini ada sejumlah kegiatan yang dilaksanakan terutama menyangkut peningkatan capacity building dari anggota CIMSA. Selain itu, juga ada 8 isu kebijakan yang ditetapkan seperti kesehatan masyarakat, edukasi kesehatan, hak azazi manusia serta masalah HIV/Aids.

"Dari 8 goals kebijakan yang dikeluarkan, salah satunya adalah menurunkan jumlah kasus HIV/Aids yang setiap tahun selalu meningkat. Berbagai aktifitas dilakukan oleh CIMSA, termasuk menjalin komunikasi dengan komunitas odha (penderita) HIV/Aids. Meski sedikit susah, namun para mahasiswa tetap melaksanakannya agar angka HIV/Aids berkurang,” ungkap Nurul kepada Detakriaunews.com, Sabtu (02/02) siang.

Vice President of Event Affairs CIMSA, Jannatiah mengungkapkan, setiap tahunnya ada sekitar 1.000 lebih aktivitas CIMSA dalam mendukung program SDGs. Saat ini, ada sekitar 8.000 mahasiswa Fakultas Kedokteran yang bergabung bersama CIMSA yang berasal dari 25 universitas negeri/swasta se Indonesia. 

“Kami para mahasiswa, harus menggalang dana untuk melaksanakan setiap kegiatan yang telah direncanakan oleh CIMSA. Kami sebagai organisasi mahasiswa kedokteran Indonesia, mengajak pihak pembuat kebijakan untuk turut mendukung dalam program yang akan dilaksanakan dalam mewujudkan pencapaian Sustainable Development Goals,” ungkap Janna.

Dari 17 goals yang ditetapkan pemerintah, masih ada beberapa goals yang masih belum bisa diwujudkan salah satunya yakni masalah stunting pada anak yang kasusnya juga terjadi di Riau. BRB

Ingin mengirimkan Berita atau Photo menarik di sekeliling anda? kirim Email ke alamat : detakriaunews@gmail.com atau redaksi@detakriaunews.com
( harap cantumkan data diri anda ).

Hosting Unlimited Indonesia